Keren! Pekalongan Punya Klinik Khusus Jamu

Pekalongan - Kamu sudah tahu belum TemanBaik, kalau Pekalongan punya Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu alias PSPJ loh. Dengan hadirnya klinik ini, warga Pekalongan diharapkan dapat menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi jamu.

Jamu sendiri merupakan alternatif pencegahan penyakit yang memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Bahan yang digunakan alami sehingga ramah bagi tubuh, bahkan dapat meningkatkan kebugaran tubuh. Jadi TemanBaik enggak perlu khawatir ketika mengonsumsinya.

Baca Ini Juga Yuk: Bali Siap Gelar Kembali Indonesian Summer Festival 2020

Di tempat ini, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan selalu mengembangkan produk jamu sebagai inovasi pelayanan kesehatan masyarakat Kota Pekalongan. Dokter Klinik Saintifikasi Jamu, dr Akhmad Ismail mengungkapkan bahwa PSPJ telah ada sejak 2015. Klinik saintifikasi jamu ini terobosan dari Kementerian Kesehatan dalam upaya melegalkan jamu.

"Jamu manfaatnya sudah lama dirasakan masyarakat untuk kesehatan. Namun di dunia medis dan kesehatan belum diakui, mereka masih menggunakan obat kimia. Ada obat yang tidak baik dikonsumsi secara rutin namun itu bisa diperbaiki dengan konsumsi jamu," terang dr. Ismail di laman resmi pekalongankota.go.id.

Klinik Saintifikasi Jamu PSPJ memiliki produk jamu rebusan untuk berbagai penyakit seperti sambiloto dan brotowali sebagai obat diabetes. Jamu sudah banyak tersaintifikasi, penelitian terhadap jamu juga banyak dilakukan.

"Di sini ada jamu diabetes, asam urat, hipertensi, kolestrol, liver, maag, saluran kencing, obesitas, jamu alergi, dan sebagainya," paparnya.

Melihat banyaknya khasiat jamu, warga Kota Pekalongan sudah bisa untuk mencoba pengobatan dengan jamu. Kamu bisa datang saat jam operasional Klinik Saintifikasi Jamu PSPJ Kota Pekalongan setiap Senin-Jumat, pukul 08.00-12.00.

Salah seorang pasien, Nur Yatin asal Kelurahan Bendan mengaku sudah tiga kali datang ke Klinik Saintifikasi Jamu. "Tiga kali saya ke sini. Saya memilih jamu karena dari dulu lebih suka ke herbal. Saya berusaha untuk menghindari obat kimia karena lebih aman," ungkap Nur.

Menurut Nur obat herbal memang tidak dapat langsung dirasakan khasiatnya dalam jangka pendek, namun ia berpikir jangka panjangnya. Keluhan yang Nur rasakan Nur yakni asam lambung, selain aman bahan herbal harganya sangat terjangkau," ucapnya.

Foto: pekalongankota.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler