Hore! Kereta Api Cibatu-Garut Siap Beroperasi Januari 2020

Bandung - Kabar baik buat warga Garut nih, akhir Januari atau awal Februari 2020, kereta api (KA) Cibatu-Garut dengan rute perjalanan semula Cibatu-Purwakarta, siap beroperasi.

Setelah kurang lebih 36 tahun jalur Cibatu-Garut non aktif, tepatnya pada hari Kamis (23/01/2020), Stasiun Garut Kota resmi disambangi lokomotif untuk pertama kalinya.

Perlu TemanBaik ketahui, lokomotif ini bagian dari uji coba dari rangkaian uji teknis sebelum dioperasikannya kereta pada jalur reaktivasi Cibatu-Garut sepanjang 19.5 kilometer. Sesuai janji, mulai awal tahun ini warga Garut bisa menggunakan moda baru ini sebagai opsi baru menghindari kemacetan.

"Sebelumnya telah dilaksanakan uji coba menggunakan kereta kerja sebanyak dua kali yaitu pada 19 Januari 2020 dan 21 Januari 2020. Kalau tak ada aral melintang, akhir bulan atau awal Februari kereta ini bisa diburu para penumpang yang hendak ke Bandung atau Purwakarta atau sebaliknya," ujar Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea Bridara kepada BeritaBaik, Jumat (24/1/2020).

Noxy menceritakan, pada uji coba KA ini, lokomotif CC 2017723 berangkat dari Stasiun Cibatu pukul 11.09 WIB dan tiba di Stasiun Garut pukul 12.17 WIB. Noxy menyampaikan, uji coba digelar untuk mengecek jalur yang sudah tersambung dari Cibatu ke Garut yang selama ini masuk dalam program reaktivasi jalur KA.

Baca Ini Juga Yuk: Asyik! Ini Fasilitas Terbaru dari KA Argo Parahyangan Excellence

Tak sebatas mendatangkan lokomotif pertama CC 2017723, uji coba ini juga bertujuan menguji kekuatan rel dengan sarana yang paling berat seperti lokomotif. Dalam uji coba ini, kecepatan KA ditetapkan pada 20-25 kilometer per jam.

"Alhamdulillah uji coba lokomotif berjalan lancar dari Stasiun Cibatu, Stasiun Pasir Jengkol, Stasiun Wanaraja dan berakhir di Stasiun Garut. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, semoga PT KAI bisa segera melayani masyarakat Garut dan sekitarnya menikmati perjalanan menggunakan kereta api," bebernya.

Lebih lanjut Noxy mengemukakan, saat ini bangunan Stasiun Garut lama yang berdiri sejak 1889, sudah dipercantik lagi biar TemanBaik bisa lebih nyaman menikmati fasilitasnya. Selain perbaikan beberapa gedung heritage, pembersihan dan pembongkaran jalur sepanjang 19,5 meter juga sudah rampung.

Tak hanya kontribusi PT KAI saja loh, menurut Noxy reaktivasi Garut ini berjalan mulus berkat dukungan warga sekitar. Meski awalnya di tahun sempat tertunda 85 hari karena jeda Pemilu, Ramadan dan Idulfitri, proses pembongkaran ternyata bisa dipercepat sesuai target waktu.

"Buat menghemat anggaran, jalur ini disepakati untuk menggunakan bantalan rel bekas yang sempat terpasang di jalur utara. Tapi masih sangat aman untuk digunakan," pungkasnya.


Foto. dok. KAI Daop 2 Bdg

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler