Etika Membantu Tunanetra yang Wajib Kamu Tahu

Bandung - TemanBaik, mungkin di antara kamu ada yang tersentuh ketika bertemu dengan disabilitas tunanetra. Mungkin ingin membantu mereka ketika melakukan aktivitas. Tapi, jangan asal membantu ya. Ada etika yang harus kamu lakukan. Apa saja ya?

1. Menepuk Pundak dan Kenalan

Langkah pertama ini wajib kamu lakukan. Tepuk pundak tunanetra yang ingin kamu bantu. Tapi, tentu dengan tepukan atau sentuhan pelan ya agar tunanetra yang bersangkutan tak kaget.

Setelah itu, kenalkan diri dan saling berkenalan deh. Kemudian, tanya dengan ramah apakah tunanetra itu butuh bantuan untuk melakukan sesuatu atau tidak. Misalnya, saat mereka kebingungan di pinggir jalan, kemungkinan mereka akan menyeberang atau mau naik kendaraan umum. Untuk kepastian jawabannya, tentu kamu harus bertanya.

Kenapa sih harus bertanya dulu? Tentu agar bantuan yang diberikan tidak salah. Selain itu, tunanetra yang bersangkutan juga belum tentu merasa perlu bantuan. Bisa jadi kamu menganggap mereka tidak bisa melakukan sesuatu. Tapi, justru sebaliknya, mereka bisa melakukannya sendiri dan tak perlu bantuan orang lain.

Jangan memaksa memberikan bantuan jika tunanetra itu tak mau dibantu. Paksaan juga akan membuat mereka kemungkinan tersinggung loh. Tapi, jika kamu ragu dia menolak bantuan karena takut merepotkan, tanya baik-baik deh agar kamu yakin dia butuh bantuan atau tidak.

"Prinsipnya harus ada keterbukaan. Kalau dalam bahasa Sunda ada istilah 'hade goreng ku basa' (baik atau buruk bisa diselesaikan dengan komunikasi)," kata pegiat HAM Disabilitas Bandung Raya Aden Achmad.


2. Pahami Cara Membantu

Jika tunanetra yang ingin kamu bantu mengiyakan butuh bantuan, segera bantu ya. Tapi, kamu juga harus paham bagaimana cara membantu mereka.

Untuk membantu mereka berjalan misalnya, angkat tangannya dan tempatkan di lengan kananmu bagian atas. Atau bisa juga kamu menempatkan tangannya di atas pundak kananmu. Dengan cara ini, kamu akan menjadi 'mata' bagi mereka. Kamu akan jadi pengarah mereka dalam berjalan. 

Kamu juga bisa menempatkan tunanetra di sebelah kananmu. Biarkan lengan kananmu jadi pegangan mereka ya. Saat berjalan, beri tahu mereka jika akan belok. Beri tahu juga jika ada tangga, jalan yang jelek, atau rintangan lainnya. Yang perlu diingat, tentu kamu harus berjalan perlahan ya.


3. Beri Penjelasan dan Sentuhan

Karena penglihatan terbatas atau sama sekali tak bisa melihat, kamu mungkin akan kesulitan menjelaskan sesuatu. Tapi, ada triknya kok. Jelaskan secara visual apa yang ada di hadapan mereka.

Contohnya ketika tunanetra butuh bantuan untuk duduk, beri penjelasan bahwa tempat duduknya ada di posisi mana, misalnya mundur tiga langkah. Setelah itu, pegang tangan tunanetra dan sentuhkan ke tempat duduk agar mereka bisa tahu posisi tempat duduk dengan lebih jelas.

Contoh lain, jika mereka akan naik kendaraan umum, bantu hentikan kendaraan umum yang melintas. Kemudian, beri tahu posisi pintu sambil kamu arahkan. Sentuhkan tangannya ke area di dekat pintu dan sebelah mana pijakannya. Jika dalam kondisi seperti ini, usahakan deh kamu membantu sampai tunanetra itu duduk di dalam kendaraan umum.

Intinya, usahakan kamu beri penjelasan sedetail mungkin. Sehingga, mereka bisa membayangkan dan merasakan sesuatu di hadapannya.

Sudah tahu kan apa yang harus dilakukan jika ingin membantu tunanetra? Jangan salah ya, apalagi membuat mereka tersinggung. Kuncinya, jangan ragu jika ingin membantu ya TemanBaik.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler