Simping & Getuk Lindri, Jurus Tingkatkan Minat Baca di Purwakarta

Purwakarta - TemanBaik, ada yang tahu dengan simping dan getuk lindri? Simping adalah makanan khas Purwakarta, Jawa Barat. Bentuknya berupa lembaran pipih, bundar, dan tipis. Camilan ini terbuat dari tepung beras yang ditambah beberapa bumbu.

Sedangkan getuk lindri adalah makanan khas Jawa Tengah dan Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari singkong yang digiling halus kemudian dibentuk, diberi gula, dan ditaburi kelapa parut.

Tapi, di Purwakarta, dua nama makanan ini dijadikan nama program untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat. Simping diubah singkatannya menjadi 'Sumber Informasi Melalui Layanan Perpustakaan Keliling'. Sedangkan Getuk Lindri menjadi 'Gerakan Literasi Mandiri'.

Meski sama-sama bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi, ada perbedaan dari kedua program ini. Apa ya bedanya?

"Layanan Simping menggunakan mobil perpustakaan keliling. Ini dalam rangka mendukung salah satu program perpustakaan, untuk meningkatkan minat baca sejak dini," kata Kepala Dispusipda Kabupaten Purwakarta Mohamad Ramdhan dalam rilis yang diterima BeritaBaik.id.


Dengan program Simping, mobil perpustakaan akan menjangkau berbagai wilayah masyarakat yang jauh dari kantor perpustakaan daerah. Sehingga, mereka bisa membaca tanpa harus pergi ke perpustakaan.

Sasaran dari program ini adalah komunitas, desa, hingga sekolah. Dengan begitu, buku akan mendekati mereka. Sehingga, secara perlahan minat baca masyarakat meningkat karena dipermudah untuk mengakses buku bacaan tanpa harus pergi jauh.

Sementara untuk Getuk Lindri, konsepnya adalah menghadirkan sudut baca atau pojok baca di berbagai wilayah di Purwakarta. Melalui program ini, ada pembinaan dan bantuan yang diberikan.

Untuk membuat pojok baca ini, syaratnya mudah kok. Tapi, tentu ini hanya berlaku di wilayah Purwakarta saja. "Tidak ada syarat khusus. Tinggal ajukan permohonan, lalu kirim ke Kantor Perpustakaan Daerah (Purwakarta)," jelas Ramdhan.

Foto: dok. Diskominfo Kabupaten Purwakarta
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler