RSHS Buka Layanan Bagi yang Baru Pulang dari Luar Negeri

Bandung - TemanBaik, isu seputar virus corona alias COVID-19 masih hangat diperbincangkan publik nih. Bahkan, mungkin di antara kamu ada yang khawatir terinfeksi. Apalagi jika kamu baru pulang dari negara yang terdapat kasus terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19.

Untuk memberi rasa tenang bagi warga Bandung dan sekitarnya, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung baru-baru ini membuka layanan baru. Layanan ini khusus dibuka untuk mereka yang baru pulang dari luar negeri.

Ini demi membuat mereka yang baru pulang dari luar negeri merasa aman dan nyaman soal kondisi tubuhnya. Sebab, sejak marak pemberitaan seputar virus corona, RSHS banyak didatangi pasien yang ingin memeriksakan diri, terutama mereka yang baru pulang dari luar negeri.

Dengan layanan ini, mereka yang baru pulang dari luar negeri tinggal datang ke ruangan khusus untuk diperiksa. Mereka enggak perlu diperiksa di ruangan lain dengan antre yang panjang.

"Kami sekarang membuka klinik infeksi khusus di Ruang Rawat Jalan dan MCU (Medical Check Up). Jadi, jika ada pasien mau memeriksakan diri sehat atau tidak (sepulang dari luar negeri), bisa diperiksa di sini," kata Dirut RSHS Nina Susana Dewi di RSHS, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020).



Meski begitu, dari hasil pemeriksaan tidak akan langsung diketahui hasilnya apakah terjangkit COVID-19 atau tidak. Sebab, ada masa inkubasi 14 hari untuk mengetahui apakah seseorang itu terinfeksi atau tidak.

"Kami hanya mengeluarkan (pernyataan) hari ini sehat. Apabila ternyata orang itu (dinyatakan) OPD (orang dalam pemantauan), kami akan beritahukan (Dinas Kesehatan) untuk dipantau di rumah dan setelah 14 hari kepulangan dari luar negeri, pasien kontrol lagi ke sini," jelas Nina.

Sementara jika pasien ternyata memperlihatkan indikasi terjangkit virus corona dan perlu dirawat, tentu ada mekanisme tersendiri untuk merawatnya. Jika perlu dirawat di ruang isolasi khusus, RSHS sudah sangat siap.

Prosedur pengamanan pun sangat ketat bagi mereka yang dirawat di ruang isolasi infeksi khusus. Tujuannya demi menghindarkan pasien menularkan virus secara langsung maupun tidak langsung.

RSHS sendiri sejauh ini sudah merawat 12 pasien yang terkait dugan virus corona. Tapi, tujuh di antaranya sudah pulang dan dinyatakan negatif. Saat ini, ada lima pasien yang dirawat dengan rincian empat sudah dipindahkan ke ruang perawatan dan satu masih di ruang isolasi khusus.

Ini jadi sinyal baik bagi masyarakat yang selama ini cemas. Sebab, keempat pasien yang sudah dipindahkan ke ruang perawatan mengindikasikan hasilnya negatif.

"Kalau pasien sudah dipulangkan, dipindahkan (dari ruang isolasi), berarti kan membaik. Jadi, artinya boleh dikatakan negatif," ucap Nina.

Sedangkan untuk satu orang yang masih dirawat di ruang isolasi, kondisinya juga membaik. Tapi, pasien ini masih dalam tahap pendalaman oleh Kementerian Kesehatan untuk memastikan apakah terjangkit COVID-19 atau tidak.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler