Aksi Baik Rayakan HUT Damkar dan Satpol PP di Bandung

Bandung - TemanBaik, pada Kamis (12/3/2020) pagi suasana di sekitar Jalan Asia-Afrika Kota Bandung tampak ramai. Terlihat banyak petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), serta ratusan relawan begitu sibuk. Mereka bahu-membahu membersihkan kawasan tersebut.

Ada yang membawa sapu lidi, semacam alat pel, karung untuk membawa sampah, hingga mobil pemadam dan mobil tanki berisi air. Mereka menyebar ke empat titik, yaitu di Jalan Sukarno, Jalan Asia-Afrika, Jalan Braga Pendek, dan area sekitar Alun-alun Kota Bandung.

Masing-masing orang memiliki tugas, mulai dari menyemprotkan air, menyikat trotoar, memungut sampah, mengambil sampah di sungai, serta mengangkut sampah ke truk yang sudah disiapkan.


Aksi yang dinamakan 'Bebersih Bandung' ini bukan kali pertama dilaksanakan loh TemanBaik. Mulai sekarang, kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali. Sehingga, dalam setahun, ada empat kali kegiatan Bebersih Bandung.

"Kita mengharapkan 'Bebersih Bandung' itu tidak hanya karena ada event, tapi itu jadi bagian yang memang kita sudah inginkan. Dalam satu tahun itu minimal empat kali, setiap triwulan ada dilaksanakan hal semacam ini. Nanti tentunya akan terus bergerak tidak hanya di titik-titik pusat perkotaan, tapi juga akan merambah juga ke jalur-jalur atau wilayah yang lain," kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna.

Khusus untuk aksi Bebersih Bandung kali ini, ada hal yang istimewa karena berdekatan dengan momentum ulang tahun Pemadam Kebakaran dan Satpo PP. Sehingga, para petugas dari kedua instansi itu banyak yang terjun untuk melakukan bersih-bersih. Momentum itupun dijadikan sebagai kegiatan perayaan ulang tahun dengan cara berbeda.

"Semuanya kita hadirkan, wujudkan dalam bentuk pengabdian yang justru harus lebih baik dalam bentuk pelayanan yang lebih baik. Sehingga, kota ini nanti memiliki daya tarik yang harus lebih baik, dari kebersihannya, keindahannya," jelas Ema.

Kepala Diskar PB Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan pihaknya menerjunkan 100 personel dan empat mobil pancar untuk aksi Bebersih Bandung itu. Sedangkan dari Satpol PP 30 orang, DPU 40 orang, serta lebih dari 100 relawan.

"Ini pembersihannya kolaborasi, ada yang menyiram, menyikat, dan lain-lain," ucap Dadang.


Persiapan Asia Africa Festival 2020
Selain kegiatan rutin serta bagian dari peringatan ulang tahun Pemadam Kebakaran dan Satpol PP, aksi Bebersih Bandung ini juga bagian dari persiapan menuju Asia Africa Festival (AAF) 2020 yang bakal digelar pertengahan April mendatang.

Pembersihan pun tak hanya akan dilakukan sekali ini saja di kawasan tersebut. Ke depan, aksi serupa akan kembali dilakukan, termasuk mempercantik sekitar kawasan tersebut.

"Memang kebetulan saja bahwa di bulan depan itu akan ada Asia Africa Festival. Makanya (prioritas bersih-bersih di kawasan) ini yang kita awali dulu atau kita utamakan dulu," ujar Ema.

Baca Ini Juga Yuk: RSHS Buka Layanan Bagi yang Baru Pulang dari Luar Negeri



AAF 2020 sendiri sejauh ini rencananya akan tetap digelar meski dunia sedang dilanda isu seputar virus corona alias COVID-19. Tapi, akan ada perbedaan dari pelaksanaan tahun ini. Para tamu undangan yang hadir kemungkinan tidak akan datang langsung dari negara masing-masing. Tujuannya demi meminimalisir ada orang yang terjangkit COVID-19 masuk ke Kota Bandung tanpa disadari.

Skema yang disiapkan adalah tetap mengundang perwakilan dari negara-negara peserta Konferensi Asia Afrika. Tapi, yang akan hadir kemungkinan adalah perwakilan yang saat ini ada di Indonesia.

"Kan mereka ada keterwakilan yang sudah ada di Kota Bandung. Bisa saja bahwa (tamu undangan dari luar negeri) itu tidak harus direct orangnya langsung dari sana, tetapi perwakilan yang sudah ada di sini bisa mewakili negara-negara yang dimaksud, itu kan bisa dicarikan solusi semacam itu," tuturnya.

"Contoh, misalnya yang dari negara Afrika, saya yakin ada warga negaranya yang tinggal di sini, bisa dimanfaatkan kan, tidak harus mereka datang langsung dari negaranya. Itu nanti ada beberapa alternatif yang akan kita lakukan," jelas Ema.

Selain itu, antisipasi teknis lainnya pun akan disiapkan untuk menunjang kelancaran di lokasi AAF nanti, tepatnya di sekitar kawasan Asia-Afrika. Disbudpar dan Dinkes akan berkolaborasi untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada pengunjung AAF. Secara umum, ia pun berharap tak ada kendala berarti sehingga AAF bisa tetap digelar sesuai jadwal.

"Dinamika ini akan terus kita cermati. Kalau memang kondisinya tidak memungkinkan, ya tidak ada pilihan (akan ditunda). Tetapi, kalau kita kan semangat hari ini harus tetap dalam posisi ideal, tetap bahwa apa yang sudah kita rencanakan mudah-mudahan Allah SWT kabulkan (AAF) itu bisa dilaksanakan tanpa ada dampak apapun. Tetapi, sekali lagi, setiap dinamika apapun tentunya akan kita cermati semaksimal mungkin," pungkas Ema.

Foto:  Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler