Parodi Pelanggaran Lalin di Bandung, Bukan Sekadar Bikin Malu

Bandung - TemanBaik, jika kamu melanggar aturan lalu lintas di Kota Bandung, kamu harus siap-siap menanggung malu ya. Kenapa? Sebab, bisa saja kamu dipermalukan oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung. Tapi, mereka yang dipermalukan tentu karena ulahnya sendiri yang enggak taat aturan berlalu lintas.

Biasanya, pengendara tak taat akan dipermalukan di sekitar area traffic light di perempatan atau persimpangan. Saat terpantau CCTV, petugas akan memberi pengumuman melalui pengeras suara di sekitar lokasi. Petugas bakal mengingatkan agar pengendara menaati aturan. Misalnya, mereka yang tak menggunakan helm, akan diminta untuk kembali dan mengenakan helm.

Ada juga yang sedang menggunakan sepeda motor membonceng seseorang yang tidak mengenakan helm. Biasanya, petugas akan meminta orang yang dibonceng untuk turun dan pindah naik angkutan umum. Biasanya, pelanggar akan menanggung malu karena akan jadi pusat perhatian pengendara lain dan orang-orang di sekitarnya.

Masih belum cukup, beberapa pelanggaran ini biasanya diparodikan dan diunggah di akun @atcs.kotabandung. Sering kali video parodi juga ditambahkan lagu atau musik yang jenaka hingga sedih. Jika video parodi sudah diunggah di akun ini, siap-siap deh menanggung malu yang lebih besar. Kamu akan jadi bahan tertawaan banyak orang.

Terbayang enggak ada video kamu yang melanggar aturan lalu lintas dan ditonton banyak orang, bagaimana malunya kamu? Apalagi, followers @atcs.kotabandung ini cukup banyak loh, yaitu lebih dari 161 ribu. Jika dari sekian banyak followers itu ada yang kenal dengan kamu, siap-siap lagi deh kamu jadi bahan tertawaan ketika bertemu mereka yang sudah menyaksikan video parodi kamu.

"Beberapa pelanggaran yang terekam memang kami parodikan. Bukan untuk mempermalukan masyarakat sebenarnya, tapi lebih ke edukasi. Cukup banyak yang menyukai itu walaupun yang diparodikan merasa kesal. Tapi, kami tidak ada niat sama sekali mempermalukan," ucap Kabid Manajemen Transportasi dan Parkir Dinas Perhubungan Kota Bandung Khairul Rijal.

Dengan cara seperti itu, ia berharap masyarakat semakin sadar untuk tidak melanggar aturan berlalu lintas. Sebab, jika melanggar, sialnya pelanggar akan terekam CCTV dan jadi korban video parodi.

Tapi, kuncinya jangan taat aturan karena takut diparodikan dan menjadi viral ya. Kamu harusnya sadar bahwa pelanggaran akan merugikan diri sendiri, yang lebih fatal, pelanggaran yang kamu lakukan juga berdampak pada orang lain. Misalnya membuat pengendara lain jadi celaka gara-gara pelanggaran yang kamu lakukan.

"Pelanggaran kecil di jalan adalah awal terjadinya kcelakaan. Jadi, jangan melanggar aturan berlalu lintas karena kita tidak pernah tahu kecelakaan itu akan menimpa yang bersangkutan atau orang lain," imbau Rijal.

Efektifkah Parodi Mencegah Pelanggaran?
Namanya pelanggaran, pasti ada saja yang tetap melakukannya. Hal ini enggak hanya terjadi di Kota Bandung. Daerah lain juga pasti ada yang melakukannya. Tapi, TemanBaik bukan bagian dari pelaku pelanggaran lalu lintas itu kan?

Kehadiran ATCS Dishub Kota Bandung yang memparodikan video pelanggaran lalu lintas pun seolah jadi pengingat bagi mereka yang berlalu lintas di Kota Bandung. Dampaknya pun cukup besar loh. Lokasi-lokasi yang sempat diparodikan pelanggaran lalu lintasnya kini semakin berkurang pelanggarannya.

"Alhamdulillah, kalau kami melihat grafiknya, cukup banyak lokasi simpang yang mulai tertib," kata Rijal.

Tapi, hal itu menurutnya bukan semata-mata karena video parodi. Para pengendara diyakini semakin sadar dalam berlalu lintas. Sehingga, mereka menahan diri untuk melakukan pelanggaran.

Selain itu, pengeras suara yang ada di berbagai traffic light juga membuat pengendara bisa diingatkan. Misalnya ketika pengendara berhenti di zebra cross, petugas yang memantau di ruang kontrol ATCS akan memberikan imbauan melalui pengeras suara. Sehingga, pengendara yang bersangkutan akan mundur untuk tidak berhenti di zebra cross. Begitu juga dengan berbagai pelanggaran lain.

"Selain itu, di lapangan juga kita ada petugas yang akan ikut mengingatkan pengendara jika melakukan pelanggaran," jelas Rijal.

Foto: dok. instagram.com/atcs.kotabandung

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler