Pedagang di Bali Ini Bagikan Ribuan Masker Secara Cuma-cuma

Denpasar - Toko Grosir tas Sivali dan Sariputra yang terletak di gedung pertokoan Dharma, Jalan Hasanudin, Kota Denpasar seperti tak pernah sepi. Sejak siang hari sudah ada ratusan pengunjung yang mendatangi toko milik Ana Lian ini.

Selain pelanggan, mereka adalah warga yang ingin mendapatkan masker gratis dari Ana. Pedagang kelahiran Cirebon ini berinisiatif membagi-bagikan masker secara cuma-cuma di tokonya sejak Selasa (17/3/2020) lalu.

Hingga Kamis (19/3/2020) sudah ada ribuan buah masker yang Ana bagikan. "Saya bagikan gratis. Kebetulan saya punya stok masker yang saya beli atau diberikan teman sejak jauh-jauh hari," ujarnya saat ditemui BeritaBaik.


Ribuan masker tersebut sejatinya Ana sediakan sebagai kesiapsiagaan ketika ada bencana. "Memang awalnya untuk antisipasi kalau ada bencana seperti ketika erupsi Gunung Agung tiga tahun lalu," akunya.

Baca Ini Juga Yuk: Dua Sekolah di Bandung Buat Hand Sanitizier Sendiri

"Sejak saat itulah saya sadar untuk selaku menyiapkan masker. Ini saya bagikan semuanya, jadi saya sudah tidak punya stok lagi" kata dia. Keputusan membagikan masker secara cuma-cuma ia ambil setelah berdiskusi dengan sejumlah temannya yang berprofesi dokter.

"Saya nggak nyangka Corona bisa merebak ke Indonesia, Bali terutama. Akhirnya teman saya bilang mungkin ini sudah waktunya untuk membagikan," ujar Ana.

"Saya juga bagikan masker ini ke banyak tempat di Bali seperti ke gereja dan sekolah-sekolah. Sejak Selasa kemarin sudah ada sekitar empat ribu masker yanh saya bagikan untuk umum dan tiga ribu masker untuk tenaga medis," papar Ana.

Selain itu pihaknya juga sempat mengirimkan stok masker N95 untuk tenaga medis di RSCM Jakarta dan RSUP Sanglah Denpasar. Ia menyampaikan apa yang ia lakukan ini adalah murni untuk kemanusiaan.

Ana mengaku misi kemanusiaan yang ia jalankan tak hanya ia lakukan pada saat wabah Corona saat ini. Melainkan juga saat terjadi bencana gempa Lombok dan erupsi gunung Merapi di Joga beberapa waktu lalu.

"Saya sudah lebih 20 tahun tinggal di Bali. Dari dulu misi saya memang kemanusiaan. Saya hobi membantu secara pribadi dengan harapan banyak orang yang kemudian ikut terinspirasi melakukan hal yang serupa," tutupnya.

Foto: Ahmad Muzakky/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler