Menengok Pasar Tradisional “Pintar” Pertama di Kota Malang

Malang - Keberadaan pasar tradisional saat ini memang banyak dipandang sebelah mata. Sebagian masyarakat lebih memilih berbelanja di supermarket karena dianggap lebih nyaman, bersih dan praktis tanpa harus membayar dengan uang tunai.

Namun, tahukah kalian jika di Kota Malang ada pasar tradisional yang memiliki fitur modern layaknya supermarket? Bahkan, tempat yang dinamai pasar pintar Joyo Agung tersebut digadang-gadang merupakan pasar "pintar" pertama di Malang, di Jawa Timur bahkan di Indonesia, loh.

Hadirnya pasar pintar Joyo Agung di Kota Malang ini merupakan upaya Pemerintah Kota Malang untuk menghadirkan dan mempertahankan keberadaan pasar tradisional, terutama di tengah menjamurnya pasar modern seperti saat ini.

Pasar ini sengaja didirikan dengan menghadirkan proses transaksi modern, yaitu transaksi non tunai berbasis daring. Untuk melakukan transaksi, pedagang dan pembeli sebelumnya harus sudah mengunduh aplikasi Malltronik di Playstore yang di-install di smartphone masing-masing.


"Pembeli dapat langsung membeli barang tanpa harus mengeluarkan uang cash," kata Wali Kota Malang, Sutiaji.

Meski berkonsep pasar tradisional, pasar ini jauh dari kesan kumuh dan kotor. Justru sebaliknya, pasar di yang berlokasi di Jalan Joyo Agung, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru tersebut tampak bersih dan rapi.

"Edukasi kepada pedagang dan kebersihan makanan juga harus menjadi perhatian penting agar konsumen yang datang ke pasar ini merasa nyaman," kata Sutiaji.

"Selain itu, dengan bertransaksi non tunai, maka secara otomatis akan memberi edukasi bagi para pedagang, terutama yang sudah lanjut usia," imbuhnya.

Baca Ini Juga Yuk: Mengenal 'Etu', Tinju Adat Khas NTT

Karena penggunaan teknologi yang mutakhir, maka di pasar pintar ini, pedagang tak perlu repot menyediakan uang kembalian karena pembelian berapa pun akan dibayar pas.

Sementara bagi pembeli, selain tidak perlu ribet membawa uang tunai, di pasar ini juga menyediakan banyak diskon atau potongan harga yang menggiurkan di waktu tertentu. Promo seperti ini memang sengaja dihadirkan agar konsumen tertarik untuk datang dan berbelanja di pasar pintar ini.


Selain itu, yang tak kalah menarik, aneka buah dan sayur yang dijual di pasar ini merupakan hasil panen langsung dari petani. Dengan begitu, sayur dan buah yang dijual dijamin segar.

Lebih lanjut, Sutiaji mengatakan bahwa para pedagang di pasar pintar tersebut sesungguhnya belum terbiasa untuk bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai. Namun, pihak pengelola terus didorong untuk melakukan pembekalan atau edukasi kepada para pedagang agar terbiasa berjualan tanpa menggunakan uang tunai.

Di samping itu, pasar pintar yang merupakan satu-satunya di Kota Malang ini nantinya juga akan diadopsi oleh sejumlah pasar tradisional lain yang ada di kota Malang.

Sutiaji berharap agar dengan adanya pasar ini masyarakat di wilayah Joyo Agung dapat lebih dimudahkan dalam memenuhi kebutuhannya.

"Saya ingin jika nantinya hal ini dapat ditiru dan dilaksanakan pada pasar-pasar rakyat lainnya," tandasnya.

Foto: dok. Pemkot Malang/Pasar Pintar Joyo Agung

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler