Peran 'Tambahan' Patriot Desa di Tengah Pandemi

Bandung - TemanBaik, Jawa Barat punya program Patriot Desa. Program ini adalah berisi lebih dari 100 pemuda-pemudi yang dikirim ke berbagai desa di Jawa Barat. Mereka bertugas untuk membangun desa dan menciptakan beragam inovasi untuk menghadirkan berbagai kemajuan di sana.

Hebatnya, di tengah pandemi virus corona, para Patriot Desa ini tetap bertugas seperti biasa. Bahkan, mereka tak akan bisa merasakan mudik atau pulang kampung meski nanti menjelang Idul Fitri.

"Mereka tidak akan mudik. Karena mereka memang rata-rata disiapkan untuk tinggal di desa (selama setahun)," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Barat Dedi Supandi, Kamis (23/4/2020).

Bagi para Patriot, tugas itu jelas tak mudah. Sebab, selama setahun mereka harus terpisah dari keluarga demi membangun desa. Tapi, semua itu dijalani dengan penuh semangat demi menghadirkan desa yang maju dalam berbagai aspek. Salah satunya menciptakan usaha baru di desa.

Baca Ini Juga Yuk: Indonesia Ciptakan Terapi Plasma Darah Bagi Pasien Covid-19

Dapat Tugas Tambahan
Di tengah situasi pandemi, para Patriot pun mendapat ugas tambahan. Mereka menjadi penyampai pesan dan informasi kepada warga di desa seputar virus corona.

"Di masa pandemi COVID-19 mereka membantu menyosialisasikan kepada warga seputar ini agar pandemi bisa segera berakhir," ujar Dedi.

Di luar itu, mereka menjalankan tugas seperti biasa. Berbagai ide dan inovasi terus digali dan berusaha direalisasikan. Bahkan, ada produk-produk yang terkait untuk mengatasi virus corona juga loh.

"Sudah banyak potensi desa yang masuk ke kita dan ternyata ada ide-ide dari Patriot Desa ini untuk membuat racikan dari jahe dan sebagainya (untuk pencegahan virus corona). Ini luar biasa," tutur Dedi.

Secara umum, program Patriot Desa menurutnya sudah berjalan. Bahkan, ada beberapa Patriot Desa yang justru diminta bantuan oleh desa tetangga tempat dia bertugas.

"Ada yang diminta tolong untuk menggali potensi di desa sebelah," ucapnya.

Hal itu karena jumlah Patriot Desa masih tergolong sedikit untuk jumlah desa dan kelurahan di Jawa Barat yang lebih dari 5.000 titik. Sehingga, masih ada desa yang belum dikirim Patriot Desa.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler