'Si Roda Tiga', Siap Beredar Sosialisasikan COVID-19

Bandung - TemanBaik, berbagai langkah sosialisasi dan penyampaian informasi terkait virus corona terus dilakukan pemerintah. Hal serupa juga dilakukan Pemkot Bandung.

Beragam langkah sudah dilakukan, mulai dari memasang spanduk, billboard, televisi, media sosial, dan lain-lain. Bahkan, pengumuman dengan cara berkeliling menggunakan mobil berisi pengeas suara juga dilakukan.

Namun, per hari ini ada cara baru yang dilakukan. Pemkot menggunakan satu unit sepeda motor roda tiga untuk berkeliling menjangkau berbagai wilayah di Kota Bandung. Sehingga, sosialisasi seputar virus corona diharapkan lebih maksimal.

Sepeda motor itu adalah bantuan dari ZAG Advertising, sebuah perusahaan yang bergerak di periklanan di Kota Bandung. Hal yang unik dari sepeda motor itu adalah adanya layar berbentuk segitiga.

Setiap layar menampilkan video dan grafis seputar virus corona. Sehingga, warga bisa melihat isinya secara jelas baik dari samping maupun belakang. Isinya berupa imbauan tak mudik, tetap di rumah aja, dan lain-lain.




Kabag Humas Setda Kota Bandung Sony Teguh Prasatya mengatakan sepeda motor itu jadi pelengkap tersendiri di antara sosialisasi yang selama ini sudah dilakukan. Sebab, sepeda motor ini bisa menjangkau sasaran sosialisasi yang lebih luas.

"Bantuan ini bisa dipakai untuk melakukan sosialisasi ke pelosok masyarakat, bisa masuk ke komplek atau pemukiman warga, sampai jalan kecil yang sulit dimasuki kendaraan roda empat," kata Sony di Balai Kota Bandung, Rabu (13/5/2020).

Dirut ZAG Advertising Haernist Siahaan berharap bantuan yang diberikan bermanfaat secara maksimal. Selama pandemi virus corona, kendaraan itu akan terus dipakai berkeliling ke berbagai wilayah di Kota Bandung.

"Polanya itu kendaraan ini akan jalan dengan kecepatan 20 kilometer/jam. Untuk titik berhentinya akan disesuaikan, paling setiap berhenti itu maksimal 15-30 menit," jelas Haernist.

Untuk layar yang menampilkan sosialisasi, menurutnya bisa dilihat dengan jelas hingga jarak 23 meter. Karena pesan dari sosialisasinya singkat dan padat, warga dalam sepintas akan bisa membacanya meski kendaraan sambil melaju.

Sementara itu, untuk mengoperasikan sepeda motor tersebut, dibutuhkan satu driver atau pengemudi. Pengemudi pun sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap, masker, surat tugas, hingga identitas Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung. Dengan begitu, pengemudi diharapkan bekerja lebih aman dan nyaman.

Setiap harinya, operasional kendaraan ini antara 6-8 jam. Daerah jangkauannya adalah yang diperkirakan jadi tempat berkumpulnya banyak orang.

Foto: Oris Riswan Budiana/BeritaBaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler