#AksiBaik Arief Beri Cukur Gratis Beserta Beras 5 Kilogram

Jakarta - Beragam #AksiBaik dilakukan orang selama pandemi virus corona atau COVID-19. Salah satunya dilakukan Arief, seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama. Ia memberi layanan potong rambut gratis ditambah pemberian beras 5 kilogram.

Arief tergerak membuka layanan potong rambut setelah melihat banyak warga yang rambutnya panjang dan tak rapi. Sebab, selama pandemi, cukup banyak tempat potong rambut yang terpaksa tutup.

Uniknya, ia tak mematok harga untuk layanan potong rambut di tempatnya di kawasan Bekasi. Masyarakat bisa membayar seikhlasnya. Selain itu, ia juga memberi layanan gratis bagi pengunjung yang terkena dampak COVID-19.

Bahkan, sudah cukup banyak yang menggunakan layanan potong rambut gratis itu.pada 19-23 Mei 2020 lalu. Beras 5 kilogram pun diberikan kepada mereka.

"Dari hari Selasa sampai Sabtu, selain gratis potong rambut, masyarakat juga dapat bingkisan 5 kilogram, khususnya untuk ojek online, janda, dan pemulung. Karena mereka terdampak sekali COVID-19," kata Arief.

Saat memberikan pelayanan, ia tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga, diharapkan ia tak tertular atau menularkan COVID-19.

"Saat mencukur rambut, kita tetap gunakan sarung tangan, masker, dan cuci tangan," ucap Arief.



Didukung Rekan Kerja
Arief yang bekerja di Biro Perencanaan Setjen Kemenag ini ternyata tak sendirian dalam beraksi. Ia mendapat banyak dukungan dari rekan-rekannya di balik layar.

Semula, Arief tergerak membantu warga sesuai kemampuannya. Idenya kemudian disampaikan kepada atasan dan rekan-rekan kerjanya di Biro Perencanaan. Bahkan, Kepala Biro Perencanaan Ali Rokhmad turut memberi dukungan penuh.

"Saya mengajak teman-teman di Biro Perencanaan. Alhamdulillah disambut baik, bahkan oleh Kepala Biro. Akhirnya terkumpul 160 kantong beras ukuran 5 kilogram. Itu yang saya salurkan," tuturnya.

Sebagian dari beras itu ia berikan kepada pengunjung tempat cukurnya. "Sebagian saya antar langsung ke rumah dan pangkalan ojek di perkampungan sekitar rumah saya yang membutuhkan," ungkap Arief.

Untuk tempat cukurnya itu, Arief berencana meneruskannya setelah Idulfitri hingga selama pandemi COVID-19. Ia pun mengajak siapapun untuk terlibat jika ingin berkontribusi dalam memberi bantuan.

"Silakan jika ada bapak/ibu yang ingin ikut berbagi. Bisa dalam bentuk sembako atau uang. Semakin banyak yang membantu, tentu akan semakin banyak pulayang terbantu," ajak Arief.

Foto: dok. Kementerian Agama.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler