Dokter Tirta Bicara Kenormalan Baru, Simak Yuk!

Jakarta - TemanBaik, di tengah wacana new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi virus corona atau COVID-19, ada hal yang sebaiknya kamu sadari. Relawan medis, dokter, sekaligus influencer dr. Tirta Mandira Hudhi memberi gambarannya nih soal kenormalan baru tersebut. Simak ulasannya yuk!

"Terlepas dari new normal ini (akan) ada atau enggak, terlepas (akan dilaksanakan) atau enggak, banyak netizen dan masyarakat bertanya, 'dok, new normal tuh apa?'," kata Tirta di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Kenormalan baru itu menurutnya adalah adaptasi gaya hidup baru yang harus dilakukan. Gaya hidup baru itu adalah yang dilakukan selama pandemi terus dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.

Hal-hal baru itu mulai dari memakai masker jika beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer, tidak menyentuh area wajah dengan tangan, menjaga jarak dengan orang lain, hingga langkah pencegahan lain seperti menyemprotkan disinfektan pada kendaraan dan rumah. TemanBaik sudah sering melakukannya kan?



Baca Ini Juga Yuk: Gerakan ASN Purwakarta Bantu Atasi Dampak COVID-19

Kenapa langkah-langkah pencegahan COVID-19 itu harus tetap dilanjutkan? Sebab, COVID-19 tidak akan benar-benar hilang. Virus ini akan sulit hilang total seperti beberapa virus lain yang masih tetap saja ada sampai sekarang.

"COVID-19 itu enggak bisa hilang, COVID-19 itu hanya bisa dikontrol. Itu adalah sesuatu yang harus kita tahu. Banyak netizen yang bertanya kapan COVID-19 hilang? COVID-19 itu tidak bisa hilang layaknya TBC, DBD, malaria, HIV, hepatitis, dan lainnya. Dia hanya bisa dikontrol sampai titik minimal," tutur Tirta.

Karena itu, kenormalan baru perlu dilakukan. Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan menanggalkan langkah pencegahan yang selama ini dilakukan. Sehingga, risiko tertular dan menularkan bisa diminalisir.

"Untuk memutus mata rantai infeksi, karena ini sesuatu yang baru, maka dibutuhkan adaptasi baru yang namanya new normal. Kenormalan baru ini yang paling penting, satu adalah menerapkan segala sesuatu protokol kesehatan yang sudah diajarkan Gugus Tugas Percepatan (Penanganan COVID-19) sejak bulan Maret," jelas Tirta.

Sudah paham kan kenapa kebiasaan kita pandemi virus corona sangat disarankan dilanjutkan tanpa menunggu pemberlakukan kebijakan kenormalan baru? Yuk! Tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah tertular atau menularkan COVID-19!

Foto: dok. www.instagram.com/@dr.tirta

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler