SIM Kamu Habis? Ada Dispensasi Sampai 30 Juni Nih

Jakarta - TemanBaik, ada yang masa berlaku surat izin mengemudi (SIM) habis pada 24 Maret hingga 29 Mei 2020? Jika ada, tentu kamu tak bisa memperpanjang masa berlakunya karena di tanggal tersebut pelayanan perpanjangan SIM ditutup.

Itu karena Indonesia dilanda pandemi virus corona atau COVID-19. Sehingga, demi kesehatan dan keselamatan bersama, pelayanan perpanjangan SIM terpaksa ditutup.

Namun, terhitung 2 Juni 2020, pelayanan perpanjangan SIM kembali dibuka. Ini tentu jadi berita baik bagi yang SIM-nya habis masa berlaku pada 24 Maret hingga 29 Mei 2020.

Karena tak bisa memperpanjang SIM, kamu enggak akan kena sanksi atau denda kok. Sebab, ada dispensasi yang diberikan Polri kepada pemilik SIM yang masa berlakunya habis dalam kurun 24 Maret hingga 29 Mei.

"Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa SIM yang masa berlakunya habis selama pandemi COVID-19 terhitung mulai dari tangal 24 Maret 2020-29 Mei 2020 diberikan dispensasi. Proses perpanjangan SIM mulai tanggal 2 Juni-30 Juni 2020," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan di laman resmi Humas Polri.

Baca Ini Juga Yuk: Pupuk Indonesia Pasok 750 Ton Beras ke ATM Pertanian Sikomandan

Karena masa dispensasi perpanjangan tergolong lama, kamu enggak perlu buru-buru memperpanjang masa berlaku SIM. Kamu tinggal menentukan deh kapan akan memperpanjang SIM. Hal yang penting, proses perpanjangan tidak melewati batasi 30 Juni.

Jika kamu baru akan memproses perpanjangan SIM setelah melewati 30 Juni, baru ada konsekuensinya. Kamu harus menempuh proses pembuatan SIM baru, bukan perpanjangan.

"Apabila pemegang SIM tersebut tidak melakukan perpanjangan SIM di waktu pemberian dispensasi tersebut, maka tidak dapat melakukan proses perpanjangan, tetapi harus melaksanakan proses penerbitan SIM dengan mekanisme penerbitan SIM baru. Jadi, perlu disampaikan bahwa proses perpanjangan SIM terakhir pada tanggal 30 Juni," jelas Ahmad.

Sementara dalam proses pelayanan terkait SIM, Polri sudah menentukan beberapa langkah. Salah satunya menerapkan berbagai standar protokol kesehatan COVID-19. Sehingga, proses pelayanan SIM diharapkan tetap berjalan aman dan nyaman.

Foto: Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan/dok. Humas Polri
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler