Bandung Terapkan AKB, Ini 5 Hal Penting yang Perlu Kamu Tahu

Bandung - TemanBaik, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung sudah selesai nih. Terhitung mulai Sabtu (27/6/2020) ini, Kota Bandung menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Dengan penerapan AKB, berarti akan ada berbagai kelonggaran dari yang selama ini dilakukan pengetatan atau pembatasan. Namun, jangan euforia dulu ya TemanBaik. Sebab, pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Kamu harus tetap waspada ya!

"Saya mengimbau kepada warga Kota Bandung tetap harus waspada mengikuti disiplin protokol kesehatan," kata Wali Kota Bandung Oded M. Danial.


                                                                                                                    Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Penerapan AKB sendiri bakal berjalan selama dua pekan, terhitung 27 Juni hingga 10 Juli 2020. Setelah itu, pemerintah setempat akan mengevaluasi apakah akan menerapkan kembali PSBB, memperpanjang AKB, atau mengambil kebijakan lain.

Kebijakan yang diambil itu salah satunya akan dilihat dari perkembangan COVID-19 di Kota Bandung. Jadi, jika ingin AKB diperpanjang atau diambil kebijakan lain yang lebih longgar, semua pihak diharapkan sama-sama taat aturan dan menjalankan protokol kesehatan. Tak hanya bagi warga Bandung, warga luar Bandung yang beraktivitas atau berwisata di Bandung juga diimbau melaksanakan hal serupa.

                                                                                                                           Foto: Djuli Pamungkas/beritabaik.id

Poin-poin AKB di Bandung
Selama penerapan AKB di Kota Bandung, ada beberapa poin penting yang perlu diketahui publik. Apa saja ya poinnya? Total cukup banyak poin dalam AKB ini. Namun, sedikitnya ada lima poin utama yang paling penting diketahui publik. Simak ulasannya, yuk!

1. Operasional Perniagaan
Mereka yang bergerak di bidang perniagaan kini bisa mengoperasikan tempat usahanya lebih lama. Jika sebelumnya jam buka pukul 10:00-20.00 WIB menjadi hingga pukul 21.00 WIB.

Kapasitas seperti mal, toko mandiri, kafe, hingga restoran pun ditambah. Jika sebelumnya pengunjung diperbolehkan maksimal 30 persen, kini menjadi 50 persen dari kapasitas yang ada di tempat masing-masing.

2. Ruang Ibadah dan Sekolah
Untuk tempat ibadah juga mendapatkan keringanan. Aktivitas di rumah ibadah diperbolehkan diisi maksimal 50 persen dari kapasitas dari yang sebelumnya 30 persen. Namun, beberapa sektor masih belum diperbolehkan dibuka lagi untuk umum.

"Ada beberapa sektor yang belum diizinkan dulu, seperti sektor pendidikan, car free day, tempat hiburan, tempat olahraga, dan bioskop," jelas Oded.

3. Boleh Menggelar Resepsi Pernikahan
Ini jadi kabar menggembirakan bagi para calon pengantin. Sebab, pernikahan sudah diperbolehkan diiringi dengan acara resepsi. Menikah di gedung atau di rumah kini bisa dilakukan loh!

Bagi yang ingin melaksanakan resepsi di gedung, diwajibkan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan dan Kantor Urusan Agama (KUA). Ikuti berbagai syarat dan protokol kesehatan yang berlaku ya agar resepsi bisa dilaksanakan.

"Khusus untuk resepsi pernikahan di rumah, harus mematuhi SOP yang akan diterapkan di dalam peraturan Wali Kota dengan berkoordinasi dengan KUA," ucap Oded.

4. Ojol Bisa Bawa Penumpang
Ini jadi kabar baik bagi para pengemudi ojek online. Sebab, dalam waktu dekat, mereka bisa kembali mengangkut penumpang. Sementara selama lebih dari tiga bulan, mereka tidak diperbolehkan. Selama ini mereka hanya beraktivitas untuk pelayanan di luar mengangkut penumpang, contohnya pemesanan dan pengantaran makanan.

Dalam waktu dekat, Pemkot Bandung akan segera berkoordinasi dengan pengelola aplikasi ojek online untuk merumuskan standar kesehatan dalam mengangkut penumpang. Ojek pangkalan pun diharapkan menjalankan berbagai aturan dan standar yang nantinya diterapkan.

Dengan membolehkan mengangkut penumpang, pengemudi ojek online diharapkan bisa meningkat kembali pendapatannya setelah beberapa bulan pemasukannya menurun drastis. Di sisi lain, penumpang atau konsumen juga akan kembali dimudahkan dengan bolehnya ojek online mengangkut penumpang.

5. Tempat Wisata
Beberapa tempat wisata juga sudah boleh dibuka. Bahkan, hari ini sudah ada yang beroperasi kembali seperti Kebun Binatang Bandung. Namun, untuk taman yang ada di Kota Bandung, hingga kini belum dibuka kembali. Pembukaan taman untuk umum baru akan dilakukan setelah evaluasi beberapa hari ke depan.

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler