Beli Hewan Kurban Daring, Minta Penjual Lakukan Hal Ini Ya!

Bandung - TemanBaik, pandemi virus korona atau COVID-19 membuat masyarakat masih merasa khawatir untuk berbelanja secara langsung. Belanja dan transaksi secara daring atau jarak jauh jadi solusi.

Cara ini meminimalisir terjadinya kontak fisik. Sehingga, transaksi daring akan membuat kamu terhindar dari penularan dan penyebaran COVID-19.

Namun, jika kamu ingin membeli hewan kurban secara daring, ada hal yang perlu diperhatikan. Tujuannya agar hewan kurban yang kamu beli sesuai dengan syarat kurban.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyarankan masyarakat yang akan membeli hewan kurban secara daring agar jangan ragu meminta foto. Mintalah secara detail bagian demi bagian dari hewan kurban dan dikirim melalui aplikasi percakapan, surat elektronik, atau media lainnya.

"Minta difotoin aja semuanya (bagian tubuh hewan kurban)," kata Gin Gin.


                                                                 Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Baca Ini Juga Yuk: Yuk! Kurangi Sampah Plastik Saat Iduladha

Dengan cara ini, secara fisik kamu bisa melihat bagaimana kondisi hewan kurban yang akan dibeli. Mulai dari apakah gigi tetapnya sudah tumbuh, kelaminnya jantan atau betina, buah zakarnya lengkap atau tidak, fisiknya cacat atau tidak, dikebiri atau tidak, hingga penampilan fisik secara keseluruhan.

Jangan lupa juga pastikan hewan kurban itu sudah mengantongi kalung atau sertifikat sehat. Sebab, ini jadi salah satu tanda bahwa hewan itu sudah diperiksa petugas dan dinyatakan sehat.

"Di Kota Bandung sendiri yang sudah diberikan kalung sehat itu adalah yang sudah diperiksa oleh petugas kami dan dinyatakan sehat. Penjualnya juga mematuhi protokol kesehatan COVID-19," tutur Gin Gin.

Untuk membeli hewan kurban secara daring ini, kamu juga punya banyak pilihan kok. Kamu bisa membelinya dengan transaksi dengan penjualnya secara langsung melalui gawai, melalui marketplace, atau media lainnya.

Namun, pastikan dan cari informasi ya bahwa penjual hewan kurbannya terpercaya. Sehingga, risiko menjadi korban penipuan bisa diminimalisir.

Foto: Ilustrasi Unsplash/Qamma Farm
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler