Yuk, Merdeka Berpikir dengan Cara Ini!

TemanBaik, sebentar lagi kita akan menyambut hari kemerdekaan. Menyelam lebih dalam makna kemerdekaan, ada hal yang tidak kalah penting dan juga harus mencapai titik kemerdekaannya. Ya, cara berpikir kita.

Beritabaik.id punya kiat buat kamu yang sedang mencoba menggapai kemerdekaan berpikir. Kiat ini didapat dari obrolan kami bersama co-founder Makna Akshara, Alwin Muhammad Reza. Secara umum, ia menyebut kalau merdeka berpikir adalah saat kita bisa membuka sudut pandang seluas-luasnya dalam menyikapi suatu permasalahan hidup.

Namun, untuk mencapai tahapan itu kita perlu melewati beberapa tahapan terlebih dulu. Tahap pertama adalah peduli atau aware dengan cara berpikir kita. Kepedulian ini meliputi berbagai aspek, ya. Coba tanyakan kembali pada dirimu, apakah cara berpikirmu masih terlalu asumtif? Apakah cara berpikirmu masih dipenuhi berbagai macam drama? Atau di dalam cara berpikirmu masih terdapat hal dianggap ‘mengganggu’ hari-harimu?

“Ini hal pertama yang harus dilakuin. Soalnya ya, bagaimana kita bisa mengubah cara berpikir kalau kita enggak tahu cara berpikir kita,” ujar Alwin.

Setelah peduli, tahap kedua barulah kita mengakui akan cara berpikir kita. Bagaimana sih maksud mengakui di sini? Nah, jadi, andaikata kamu adalah seorang dengan cara berpikir yang kerap menuduh, asumtif, penuh drama, dan dipenuhi berbagai hal negatif, baiknya kamu menerima terlebih dulu kalau cara berpikirmu seperti itu, alias jangan menyangkalnya.

Alwin kemudian menyebutkan, kita tidak bisa mengubah sesuatu yang belum bisa kita akui. Misalnya kita mau berubah dari seorang yang penuh asumsi dalam berpikir menjadi lebih bijak dalam berpikir, hal itu tidak akan terjadi kalau kita belum mengakui keadaan diri kita sebagai seorang dengan pemikiran asumtif. Jadi, perlahan mulai mengakui dulu ya, TemanBaik.

Setelah dua tahap itu dilalui, barulah kita perlahan mengubah cara berpikir yang dipenuhi hal-hal negatif tadi. Dalam prosesnya, Alwin menyebut kita perlu tetap membuka diri dan pikiran (open minded) terhadap berbagai kemungkinan. Artinya, kita perlu terbuka dengan sudut pandang baru.

Pada akhirnya, proses merdeka berpikir ini akan menjadikan kita seseorang dengan perspektif luas dalam memandang sebuah hal. Nah, ini jadi hal penting loh. Pasalnya, boleh jadi sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, atau mungkin hal-hal apapun di dunia ini bisa terjadi atas berbagai perspektif. “Kalau sudut pandang kita dalam berpikir itu sudah luas, maka kita bisa lebih bijak dalam mengambil sikap,” pungkas Alwin.

TemanBaik, selain memperingati Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, yuk jadikan momentum ini sebagai ajang memerdekakan pemikiran kita dari hal-hal negatif. Tetap semangat, ya!


Foto: Dok. Makna Akshara



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler