Belajar dari Sikap Shin Tae-yong Bersama Timnas U-19

Jakarta - TemanBaik, Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 sedang menjalani pemusatan latihan di Kroasia dan mengikuti laga uji coba bertajuk International U-19 Friendly Tournament 2020. Ini jadi bagian penting Timnas U-19 yang dipersiapkan untuk berlaga di Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Dalam turnamen ini, Indonesia menuai kekalahan dalam laga perdana kontra Bulgaria U-19 di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/9/2020). Indonesia kalah 0-2 berkat gol yang diciptakan Martin Petkov dan Stanislav Shopov.

Kekalahan ini menuai beragam respon dari pendukung Timnas U-19. Ada yang menyesalkan, ada yang pesimis, tapi banyak juga yang menganggap wajar dan menyemangati. Sebab, lawan yang dihadapi bukan tim sembarang. Kualitas pemain pun jelas berada di atas para pemain Indonesia.

Pelatih Shin Tae-yong pun sejak awal menjadikan pemusatan latihan dan uji coba sebagai langkah membentuk tim tangguh. Sebab, tak mungkin sebuah tim bisa dibentuk secara instan dan langsung menuai prestasi.

Bahkan, pria asal Korea Selatan itu sejak awal meyakini Timnas U-19 akan mengalami rentetan kekalahan. Itu jadi sebuah sikap realistis jika melihat lawan dan kondisi para pemain Indonesia. Sebab, stamina pemain sangat terkuras sebelum berangkat ke Kroasia.



Shin Tae-yong pun tak mempermasalahkan kekalahan itu. Justru, kekalahan yang diderita menjadi celah bagi tim pelatih untuk mengetahui kelemahan tim. Sehingga, secara bertahap hal itu akan diperbaiki.

"Hasil pertandingan seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami tidak masalah meski harus kalah," ujar Shin Tae-yong di laman resmi PSSI.

Bersama Timnas U-19 yang diasuhnya, Shin Tae-yong mengajak publik untuk mengerti bahwa di balik prestasi ada sebuah proses panjang. Ada banyak pengorbanan yang harus dilakukan, termasuk mengalami banyak kekalahan dalam uji coba. Di samping itu, kerja keras dan disiplin juga jadi faktor penting.

Saat ini, ia akan berusaha membangun kekuatan tim. Turnamen yang diikuti pun diharapkan berbuah manis meski secara hasil ia bersikap realistis, Timnas mayoritas akan dikalahkan tim peserta turnamen lainnya selain Bulgaria.

"Hal yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi dan para pemain sudah menunjukkan kerja kerasnya di pertandingan ini," jelas Shin Tae-yong.

Pemain bertahan Timnas U-19 Bayu Mohammad mengatakan timnya sudah bekerja keras menghadapi Bulgaria. Namun, kekuatan lawan memang berada di atas Indonesia. Di balik kekalahan itu, menurutnya ada banyak pelajaran yang bisa dipetik. Hal itu diharapkan membuat para pemain semakin termotivasi menempa diri jadi tim yang tangguh.

"Bulgaria tim yang bagus dan kita juga mendapat pengalaman yang berharga di laga uji coba nanti (melawan tim berikutnya). Pada uji coba selanjutnya, kami akan berusaha meningkatkan permainan kami," tutur Bayu.

Indonesia sendiri dijadwalkan akan bertemu Kroasia pada 8 September di laga selanjutnya. Berikutnya, Indonesia akan melawan Arab Saudi pada 11 September.

Di luar turnamen itu, beberapa laga uji coba juga akan dijalani Indonesia. Lawan yang dihadapi adalah Qatar, Bosnia dan Herzegovina, serta tim Dinamo Zagreb. Pemusatan latihan ini rencananya akan berlangsung hingga akhir September 2020.

Foto: dok. PSSI
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler