Raih Hasil Baik, Timnas U-19 akan Lanjutkan TC di Turki

Jakarta - TemanBaik, Timnas U-19 terus digembleng dengan keras oleh pelatih Shin Tae-yong. Selama sebulan ini, mereka menjalani training center (TC) atau pemusatan latihan dan beberapa laga uji coba di Kroasia.

Hasilnya, memang tak semua laga uji coba dimenangkan. Bahkan, ada yang menuai kekalahan telak. Beberapa hasil uji coba itu adalah kalah 0-3 oleh Bulgaria, kalah 1-7 oleh Kroasia, imbang 3-3 melawan Arab Saudi, menang 2-1 atas Qatar, imbang 1-1 melawan Qatar lagi, dan menang 1-0 atas klub Dinamo Zagreb.

Karena sudah selesai menjalani pemusatan latihan, Timnas U-19 sempat dijadwalkan segera kembali ke Indonesia. Namun, hal itu urung dilakukan. Mereka tak akan pulang dulu ke Tanah Air.

"Rencananya memang awal Oktober mereka akan pulang kembali ke Indonesia karena akan bergabung dan bermain di klubnya masing-masing," kata Ketum PSSI Mochamad Iriawan.

Mereka batal dipulangkan dalam waktu dekat karena lanjutan kompetisi Liga 1 2020 resmi dibatalkan. Sebab, kompetisi yang harusnya digelar kembali awal Oktober itu tidak mendapat izin keramaian dari Polri di berbagai tingkatan. Alasannya, kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi.

"Karena Liga 1 ditunda, maka kami memutuskan Timnas U-19 tetap bertahan di luar negeri. Karena kepulangan mereka tidak akan berarti apa-apa pada peningkatan skill," jelas Iriawan.



Baca Ini Juga Yuk: Hari Jantung Sedunia, Ini Faktanya Agar Kamu Waspada

Jika kembali ke Indonesia, bakat dan kemampuan pemain tidak akan terasah akibat tidak bergulirnya kompetisi. Namun, dengan tetap menjalani pemusatan latihan, ada harapan bahwa kemampuan mereka akan semakin meningkat.

Sejauh ini, Iriawan memandang Timnas U-19 mengalami peningkatan performa signifikan, baik dari fisik hingga permainan. Selain menyaksikan laga uji coba melalui televisi, ia sering meminta laporan dari jajaran tim pelatih di Kroasia.

"Kemajuan performance mereka cukup menggembirakan. Hari per hari saya terus komunikasi dengan Direktur Teknik di sana untuk menanyakan bagaimana perkembangan mereka. Mudah-mudahan mereka akan terus meningkat performance-nya," tuturnya.

Turki Jadi Pilihan
Agar mendapatkan suasana baru selama TC, Timnas U-19 rencananya akan bergeser tempat. Mereka dijadwalkan akan menjalankan TC di Turki. Sebab, Turki dinilai memiliki tempat yang ideal dan terdapat lawan tangguh untuk uji coba.

"Kalau masih bisa, kita akan bergeser ke Turki, kita sedang dalam komunikasi dengan federasi (sepak bola Turki)," ucap Iriawan.

Namun, jika TC tidak bisa digelar di Turki, kemungkinan Timnas U-19 akan kembali menetap di Kroasia. Selain berlatih, mereka akan kembali menjalani beberapa laga uji coba.

"Kalau tidak (bisa menggelar TC di Turki), mungkin kita melanjutkan (TC) di Kroasia dengan adanya friendly match dengan lawan-lawan tangguh di sana," jelas Iriawan.

Laga uji coba sendiri memang tidak dipatok dengan target tinggi berupa kemenangan. Bahkan, hal ini sudah ditekankan pelatih Shin Tae-yong sebelum berangkat ke Kroasia pada awal September.

Yang dibidik dari TC dan uji coba di luar negeri adalah membentuk ketangguhan tim secara bertahap. Sebab, Shin Tae-yong memandang kesuksesan tak bisa diraih dengan cara instan. Sehingga, ia melatih para pemain dengan cukup keras dan bertahap.

Sebab, Timnas U-19 diproyeksikan bermain di Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Di ajang tersebut, Indonesia menjadi tuan rumah dan berhak tampil secara otomatis di fase grup. Meski lolos secara otomatis, Indonesia tentu tak hanya puas sekadar tampil. PSSI dan publik berharap Timnas bisa berbicara banyak pada ajang bergengsi tersebut.

Sehingga, PSSI sengaja mendatangkan Shin Tae-yong yang merupakan eks pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018. Salah satu alasan terbesar mendatangkannya adalah karena Korea Selatan berhasil mengalahkan Jerman yang merupakan juara bertahan saat itu. Itu jadi bukti bahwa Shin Tae-yong punya kualitas mumpuni sebagai juru taktik.

Foto: dok. PSSI 

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler