Tak Ada Lagi Penyapu Jalan di Bandung, Kenapa Ya?

Bandung - TemanBaik, keberadaan penyapu jalan sangat penting untuk menjaga sebuah kota tetap bersih dan asri. Coba deh bayangkan tanpa kehadiran mereka, akan sekotor apa jalanan di daerahmu?

Di Kota Bandung, kehadiran para penyapu jalan ini juga sangat penting. Merekalah para pahlawan penjaga kebersihan Kota Bandung di garda terdepan. Sehingga, Kota Bandung terjaga kebersihan dan keasriannya.

Namun, mulai Oktober 2020 ini tak ada lagi penyapu jalan di Kota Bandung. Bukan berarti tak ada penyapu jalan, melainkan istilah penyapu jalan tak lagi digunakan. Penyapu jalan diganti dengan sebutan 'Gaspul' alias Petugas Pengumpul Sampah.

"Kita ingin meningkatkan profesionalitas petugas, istilahnya sekarang bukan penyapu jalan. Kami menamakan petugas yang biasanya menyapu jalan menjadi Gaspul," kata Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Sofyan Hernadi di Balai Kota Bandung, Kamis (15/10/2020).


                                                                       Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Istilah ini disematkan setelah dilakukan transisi pengalihan. Jika selama lebih dari 30 tahun petugas penyapu sampah ini berada di bawah BUMD PD Kebersihan, Oktober ini mereka bertugas di bawah kewenangan DLHK Kota Bandung.

Baca Ini Juga Yuk: Yuk! Berkontribusi Jadi Relawan Medis di Jabar

Meski berpindah instansi, pekerjaan mereka akan tetap seperti biasa. Bahkan, mereka dituntut menjadi lebih baik lagi. Sebab, merekalah salah satu penentu yang menjaga Kota Bandung tetap cantik tanpa serakan sampah di mana-mana.

Bergantinya istilah dari penyapu jalan menjadi Gaspul pun dirasa lebih baik. Harapannya, kehadiran mereka bisa dilihat publik dengan pandangan sebagai pekerjaan profesional, bukan lagi pekerjaan yang terkesan rendah.

Sebab, tanpa kehadiran mereka, sampah bisa jadi masalah yang besar. Terbayang kan jadinya sebuah kota tanpa kehadiran mereka? Siapa yang akan menyapu sampah, termasuk membuang ke tempat pembuangan sampah?

Istilah Gaspul pun diharapkan membuat mereka lebih bersemangat dalam bertugas. Apalagi, ada berbagai hal positif yang bisa dirasakan lebih dari 800 Gaspul se-Kota Bandung mulai Oktober ini. Salah satunya dari sisi gaji, mereka kini mendapatkan gaji minimal setara UMK Kota Bandung.

Sulitnya Jadi Gaspul
Sepintas, menjadi Gaspul ini mungkin terkesan pekerjaan mudah bagi sebagian orang. Namun, coba deh bayangkan menjadi mereka. Sanggup enggak kamu menyapu jalanan yang cukup luas setiap hari?

Belum lagi selain menyapu jalan, kamu harus berhadapan dengan panas, debu, termasuk ancaman tertabrak oleh pengendara meski Gaspul sudah hati-hati saat bertugas. Betugas delapan jam setiap hari ini tentu tak mudah.

Keberadaan Gaspul di Kota Bandung sendiri 24 jam loh, TemanBaik. Mereka dibagi ke dalam tiga shift setiap harinya. "Kita ada tiga shift, dari pukul 04.00-12.00 WIB, 12.00-20.00 WIB, sama 20.00-04.00 WIB. Jadi mereka ini ada 24 jam untuk menjaga kebersihan kota," tutur Sofyan.

Karena itu, ia berharap warga memiliki kesaadaran tinggi untuk tak membuang sampah sembarangan, terutama di jalanan. Sebab, hal itu akan membuat kerja Gaspul menjadi lebih berat. Faktanya, masih saja ada yang membuang sampah sembarangan. Ujung-ujungnya, Gaspul inilah yang membersihkannya.

Tak Dianggap
Jika menyebut orang yang berjasa dalam kebersihan jalan di Kota Bandung, Gaspul ini menjadi yang terdepan. Namun, kehadiran mereka terkadang dianggap sebelah mata.

Namun, adakah pujian atau penghargaan dari warga kepada mereka atas kebersihan di Kota Bandung? Itu berbeda ketika jalanan kotor oleh sampah, terkadang petugas ini yang disalahkan.

Intinya, petugas ini sangat penting keberadaannya. Namun, saat bekerja dengan baik tak diapresiasi. Sebaliknya, saat dinilai tak bekerja dengan baik, mereka jadi salah satu sasaran warga.

"Profesi mereka ini profesi yang mulia dan tidak semua orang punya kesempatan untuk itu," tutur
Kepala UPT Pengolahan Sampah DLHK Kota Bandung Ramdani.

Karena itu, berusaha yuk menghargai para Gaspul. Bahkan, jauh lebih baik jika kamu tidak nyampah di jalanan demi meringankan tugas mereka. Sebab, selain sampah yang dibuang warga, mereka harus membersihkan sampah lain, misalnya daun kering yang berserakan.

Foto: Ilustrasi/Djuli Pamungkas/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler