Curah Hujan Tinggi, Ini Catatan untuk Pengendara Roda Dua

Bandung - Musim hujan tentu jadi tantangan tersendiri, khususnya bagi pengendara motor. Yuk, ingat-ingat lagi beberapa hal yang bisa menunjang keselamatan dalam berkendara!

Seperti kita ketahui, belakangan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pernyataan bahwa Indonesia sedang dilanda fenomena yang bernama La Nina. Fenomena alam di Samudera Pasifik ini berdampak pada tingginya curah hujan di Indonesia.

"La Nina diperkirakan berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020. Diperkirakan akan mulai meluruh pada Januari-Februari dan berakhir sekitar Maret hingga April 2021," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal, belum lama ini.

Meski begitu, enggak peduli hujan atau panas, rutinitas sehari-hari membuat kita harus tetap bepergian ke luar rumah, kan? Dan musim hujan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor. Ya, hujan saban hari bisa berdampak pada molornya perjalananmu ke suatu tempat, atau bahkan bisa menyebabkan kecelakaan jika kita tidak menyikapinya dengan bijak.

Oleh karenanya, Beritabaik.id ingin mengajakmu untuk mengingat-ingat kembali beberapa hal sederhana saat berhadapan dengan hujan di perjalanan. Simak ulasannya, ya!

Hindari Berteduh di Bawah Pohon
Diterpa hujan deras saat berkendara adalah momentum yang kurang menyenangkan bagi sebagian orang. Ya, enggak jarang, buru-buru mencari tempat berteduh kerap dilakukan kebanyakan orang. Dan biasanya kalau sudah mepet, pohon rindang kerap jadi tempat berteduh.

Ya, memang kamu bisa sejenak berteduh di sana. Namun, saat pohon tersebut tersambar petir, kemungkinan pertama pohon akan tumbang dan menimpa tubuh kamu. Sedangkan kemungkinan yang lebih buruk adalah petir bisa menyambar tubuhmu setelah menyambar pohon.

Baca Ini Juga Yuk: Jangan Asal Terobos Banjir Meski Naik Mobil, Begini Penjelasannya

Kolong Jembatan Juga Bukan Tempat Berteduh Loh!
Persis seperti kejadian di atas; sedang asyik berkendara, lalu tiba-tiba hujan deras. Biasanya pengguna motor akan panik dan mencari ‘tempat perlindungan’ sesigap mungkin. Saat hujan deras, kolong jembatan biasanya jadi tempat yang nampak relatif kering dan aman untuk berteduh.

Padahal, jembatan bukanlah tempat yang tepat untuk berteduh. Kita bisa membahayakan keselamatan orang lain apabila berhenti di kolong jembatan atau jalan layang. Bila merujuk pada Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, maka sudah jelas ada denda menanti bagi para pelanggar tersebut. Perihal larangan berteduh di kolong jembatan juga sudah ramai disosialisasikan tiap musim hujan tiba.

Ketimbang berteduh di bawah pohon atau kolong jembatan, baiknya kita cari tempat berteduh yang lebih nyaman seperti di dalam ruangan, atau melipir ke kedai makanan dan minuman untuk bersantai sejenak menunggu hujan reda.

Persiapkan Barang-barang Ini
Selain memilih tempat berteduh yang tepat, ada baiknya kamu juga mempersiapkan barang-barang yang dirasa bisa menyelamatkan perjalananmu. Pertama, tentu kamu harus punya jas hujan. Bagaimana perjalananmu akan terasa nyaman jika jas hujan saja belum disediakan? Nah, ada berbagai macam jenis jas hujan yang bisa kamu pilih sebagai penyelamat perjalanan di musim hujan.

Selain itu, barang yang enggak kalah penting adalah sandal jepit. Coba bayangkan, saat harus menghadiri pertemuan penting dan kamu hanya membawa sepatu yang kamu kenakan sebagai alas kaki. Besar kemungkinan sepatumu akan menjadi basah dan pertemuan pentingmu nanti akan terganggu. Oleh karenanya, membawa sandal jepit bisa jadi alternatif karena saat diterpa hujan, kamu tinggal mengganti sementara sepatu kesayanganmu dan ‘menyelamatkannya’ ke tempat yang dirasa lebih aman dan lebih kering.

Ketiga, kami merekomendasikan untuk kamu agar menyediakan pakaian cadangan. Saat sudah kadung basah karena terlambat menepi untuk berteduh, sudah tentu pakaian akan menjadi basah. Nah, kalau perjalananmu masih panjang, pakaian basah tentu tak nyaman untuk terus digunakan bukan? Di sinilah peran pakaian cadangan. Kamu bisa mengganti pakaianmu agar sisa perjalanan bisa dinikmati tanpa merasa kedinginan.

Selain itu, siapkan pula wadah pengaman kedap air untuk barang-barang berhargamu seperti ponsel. Saat sudah diterpa hujan, segera matikan akses data ponselmu guna menghindari kemungkinan tersambar petir dan masukkan ponselmu ke dalam wadah kedap air tadi.

Gunakan Aplikasi Pemantau Cuaca
Enggak ada salahnya mengandalkan firasat berdasarkan cerah atau mendungnya langit. Namun akan lebih baik jika kita memanfaatkan teknologi untuk mempermudah perjalanan kita. Ya, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi pemantau cuaca.

Gawai canggih kita masing-masing biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas tersebut. Atau kalau memang kamu kurang puas, kamu bisa menelusuri di internet soal aplikasi pemantau cuaca yang dinilai akurat prediksinya.

Menurut pantauan Beritabaik.id dalam dua pekan terakhir sejak intensitas hujan semakin tinggi, aplikasi pemantau cuaca yang dirasa cukup akurat antara lain Weather, Accu Weather, dan Info BMKG. Nah, aplikasi-aplikasi tersebut bisa mulai kamu coba pasang di gawaimu, ya.

TemanBaik, kendati hujan terus mengguyur kota kesayanganmu, namun jangan sampai hari-harimu jadi loyo dan jangan jadikan hujan sebagai alasan untuk bermalas-malasan, ya. Meski begitu, tetap pula jaga kewaspadaan kita saat berkegiatan di luar rumah. Sehat selalu, ya!

Ilustrasi: Pixabay/Nandhu Kumar

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler