Cerita Stadion Sidolig & Jalan Menuju Piala Dunia U-20

Bandung - TemanBaik, selain dikenal sebagai kota fesyen dan kuliner, Kota Bandung juga dikenal sebagai kotanya sepak bola. Itu karena sejak dulu Bandung memiliki tim hebat dan bibit pesepakbola jempolan dari masa ke masa.

Jika berbicara tentang sepak bola di Bandung, tak lengkap rasanya jika tak menyebut nama Stadion Sidolig. Stadion ini memiliki cerita dan sejarah panjang. Yuk! Simak ulasannya.

Stadion yang terletak di Jalan Ahmad Yani ini diinisiasi pembangunannya pada 1903 atau di zaman kolonial Hindia Belanda. Nama Sidolig sendiri merupakan singkatan dari Sport in de Openlucht is Gezond.

Di awal berdirinya, Stadion Sidolig merupakan markas dari klub sepak bola bentukan Belanda bernama Voetbal Bond Bandoeng & Omstraken (VBBO). Dalam perjalanannya, stadion ini juga pernah dipakai beberapa klub dan sempat digelar berbagai kejuaraan.

Selain itu, seiring perjalanannya, stadion ini juga jadi markas klub Persib Bandung. Bahkan, sejak beberapa tahun lalu, nama stadion pun berganti menjadi Stadion Persib. Perubahan identitas ini menegaskan bahwa Persib adalah klub besar yang berasal dari Bandung.

Stadion ini sempat beberapa kali mengalami renovasi dan penambahan fasilitas. Bahkan, Persib di era profesional pun sempat menjadikan lapangan Stadion Sidolig sebagai tempat latihan. Namun, stadion ini akhirnya tak dipakai Persib karena kualitas lapangannya tak sesuai standar.


Baca Ini Juga Yuk: Begini Kondisi Arsitektur Indonesia Hari Menurut Andra Matin

Bagi pesepakbola profesional, berlatih di sini tentu sangat rentan terhadap cedera. Ini akan jadi masalah besar bagi para pemain. Sehingga, sudah bertahun-tahun Persib tak berlatih di sini.

Namun, skuat berjuluk 'Maung Bandung' tetap menggunakan stadion tersebut sebagai tempat untuk beberapa kegiatan, misalnya meeting tim dan tempat kumpul pemain sebelum hingga sesudah latihan. Stadion ini juga jadi tempat keberangkatan sekaligus kepulangan tim saat akan menjalani pertandingan.

Di sini juga jadi beberapa pemain Persib tinggal. Sebab, di sini terdapat mess yang memiliki kamar cukup banyak. Mereka yang tinggal di sini biasanya yang tidak memiliki tempat tinggal di Bandung, misalnya pemain luar Bandung atau pemain asing. Saat ini, pemain yang cukup betah tinggal di mess adalah kapten tim Supardi Nasir dan Frets Butuan.

Soal nama Stadion Persib, ini bukan berarti stadion tersebut milik Persib ya. Persib sendiri justru belum memiliki stadion ataupun mess. Sehingga, Persib di sana berstatus sebagai penyewa karena seluruh aset stadion itu adalah milik Pemkot Bandung.

Publik di Bandung pun menyebut stadion tersebut dengan dua nama. Ada yang menyebutnya Stadion Sidolig, ada yang menyebutnya dengan nama Stadion Persib. Namun, nama mana yang disebut, semuanya akan merujuk tempat yang sama.

Ada Apa Saja di Stadion Persib?
Jika TemanBaik berkunjung ke Stadion Persib, ada beberapa hal menarik yang bisa kamu temukan di sana. Jika ingin bertemu pemain Persib untuk berfoto bareng atau meminta tanda tangan, di sini tempatnya.

Namun, kamu harus sabar dan tahu jadwal ya kapan para pemain ada di sana. Selain itu, kamu hanya diperbolehkan bertemu para pemain ketika mereka berada di luar mess, misalnya saat mereka berjalan keluar atau baru tiba di area parkiran menuju mess.

Ketika pemain sudah masuk ke dalam mess, mereka biasanya akan sangat jarang keluar, kecuali untuk hal penting atau mendesak. Terkadang, para pemain juga keluar untuk salat di masjid yang berada di Dinas Pendidikan Kota Bandung, tepat di seberang Stadion Persib.

Selain bertemu para pemain, kamu bisa berbelanja berbagai keperluan olahraga di sini. Karena identik dengan Persib, tentu kamu bisa mendapatkan jersey, kaos, syal, serta pernak-pernik berbau Persib. Namun, ada juga loh pernak-pernik tim lain, termasuk tim luar negeri.

Berbagai perlengkapan olahraga juga bisa kamu dapatkan di sini, terutama yang berkaitan dengan sepak bola. Meski begitu, ada juga perlengkapan untuk beberapa jenis olahraga lainnya.

Sajian kuliner juga ada di sini. Salah satu yang paling terkenal dan legendaris di sini adalah Mi Kocok Persib. Mi Kocok Persib menawarkan mie bercampur tauge dan kulit kaki sapi, bahkan tulang rawan. Bikin ngiler dan wajib dicoba deh jika kamu berkunjung ke sini. Jika tak suka mi, ada juga beberapa makanan lain yang dijual di sini. Sebab, ada warung nasi hingga kedai kopi.

Fungsi lain dari Stadion Persib tentu adalah menjadi tempat pertandingan sepak bola. Meski tak digunakan Persib, lapangan di sini kerap digunakan masyarakat umum. Pertandingan sepak bola tingkat junior hingga antarsekolah sering digelar di sini.

Bahkan, saat Ramadan biasanya jadi lokasi turnamen Ngabuburit yang berisikan mantan para pesepakbola profesional dan berbagai instansi. Ini jadi agenda rutin tahunan yang kerap ditunggu masyarakat.

Menuju Piala Dunia U-20
Apa hubungannya Stadion Sidolig dengan Piala Dunia U-20? Stadion bersejarah ini bakal menjadi tempat latihan tim Piala Dunia U-20 2021. Renovasi pun bakal dilakukan dengan pendanaan berasal dari pemerintah pusat.

"Pemilihan Stadion Sidolig ini merupakan kebijakan dan sepenuhnya menggunakan anggaran pemerintah pusat. Kami Pemkot Bandung sangat mendukung dan siap membantu kelancaran program renovasi ini," kata Wali Kota Bandung Oded M. Danial.

Karena akan digunakan untuk tempat latihan tim Piala Dunia U-20 2021, tentu stadion ini bakal naik kelas. Pada area lapangan, rumput yang dipakai akan berkualitas atau berstandar internasional. Sistem pengairannya juga akan dibuat menarik sehingga tak mudah menjadi 'kubangan' ketika hujan.

"Termasuk juga akan ada perbaikan infrastruktur seperti fasilitas toilet, ruang ganti, dan lampu penerangan stadion. Proses renovasi bakal berlangsung selama enam bulan," jelas Oded.

Pada April 2021, renovasi Stadion Sidolig diharapkan tuntas. Ini sejalan dengan renovasi stadion lain yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia, baik untuk venue pertandingan maupun tempat latihan tim peserta Piala Dunia U-2021. Sebab, event bergengsi itu bakal digelar pada Mei 2021.

Harapan besar terhadap renovasi Stadion Sidolig pun mencuat. Stadion ini diharap kelak jadi tempat melahirkan bibit pesepakbola andal di Indonesia. Apalagi, stadion ini memang punya catatan sejarah banyak melahirkan pesepakbola mumpuni di Indonesia. Jika dibarengi dengan fasilitas yang lebih baik, hasil yang didapatkan pun diyakini bakal lebih baik.

"Semoga dengan perbaikan fasilitas yang ada menjadi jauh lebih layak dapat menciptakan pesepakbola andal yang akan memberikan manfaat, khususnya dalam bidang persepakbolaan di Kota Bandung," kata Ketua PSSI Kota Bandung sekaligus Wakil Wali Bandung Yana Mulyana.

Foto: dok. Humas Kota Bandung

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler