Begini Pesan Veteran di Hari Pahlawan

Bandung - TemanBaik, Selasa 10 November 2020 ini diperingati sebagai Hari Pahlawan ke-75. Bagaimana kita memaknai Hari Pahlawan ini?

Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Patmo Notowisastro mengatakan saat ini generasi penerus bangsa diharapkan meneruskan nilai perjuangan para pahlawan. Tentu ada berbagai hal yang bisa dilakukan.

"Kita ingin anak-anak muda melanjutkan cita-cita para pahlawan yang telah mendahului kita, yaitu perjuangkan negara kita, memelihara kemerdekaan, mengisi kemerdekaan, jangan sampai lupa sama sejarah yang dulu telah kita lakukan dulu," kata Patmo.

Di masa kini, banyak kegiatan positif yang dilakukan generasi penerus bangsa. Dari hal kecil hingga besar, semua orang bisa jadi pahlawan dengan cara masing-masing. Berbagai #AksiBaik juga bisa dilakukan.

Baca Ini Juga Yuk: Bakal Ada Apa Ya Saat Peringatan Hari Pahlawan di Bandung?

Secara khusus, Patmo menyoroti pandemi COVID-19. Dalam kondisi seperti ini, semua orang menurutnya bisa menjadi pahlawan. Menjalankan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menjalankan physical distancing bisa jadi sarana perjuangan.

Sebab, COVID-19 adalah musuh bersama yang harus diperangi dan dicegah. Sehingga, diharapkan pandemi bisa segera berakhir atas andi semua pihak dengan menjalankan 3M.

Nah, berbicara pandemi sebagai musuh, menurut Patmo hal itu jauh lebih mengerikan ketimbang peperangan di zaman dulu. Apa sebabnya?

"Tahun ini kita ada pandemi. Pandemi ini luar biasa bagi saya. Karena ini musuhnya enggak kelihatan, penyakitnya enggak kelihatan," ucapnya.

Sedangkan di zaman merebut dan mempertahankan kemerdekaan, musuhnya jelas ada di depan mata. Desingan peluru, berbagai senjata, hingga kendaraan tempur musuh bisa terlihat.

"Jadi perang sekarang lebih parah daripada zaman dulu. Perang dulu itu kelihatan tembakannya, musuhnya di mana, dan lain-lain. Sekarang lebih parah daripada dulu karena musuhnya enggak kelihatan," tutur Patmo.

Karena tak terlihat, kewaspadaan dan antisipasi terhadap COVID-19 harus benar-benar di level tinggi. Ia meminta masyarakat jangan pernah kendor dalam memerangi dan mencegah COVID-19.

"Imbauan saya, marilah kita sesuaikan perjuangan, sekarang itu sedang pandemi COVID-19, mari kita sama-sama menyadarkan diri dan mengikuti protokol kesehatan," ajak Patmo.

Secara khusus, ia juga mengapresiasi perjuangan para petugas medis dan berbagai pihak yang tanpa kenal lelah mengatasi pandemi. Mereka menurutnya layak disebut pahlawan. Meninggalnya banyak orang akibat COVID-19 pun diharapkan menjadi cambuk bagi masyarakat untuk memerangi COVID-19 yang jelas ada di depan mata meski tak terlihat.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler