Hindari Menembok Area Bawah Pohon, Ini Alasannya

Bandung - TemanBaik, jika di area rumahmu terdapat pohon, hindari menembok area sekitarnya ya. Sebab, hal ini bakal berdampak pada pohon itu sendiri.

Pohon sendiri area bawah sekitarnya kerap ditembok dengan tujuan ingin terlihat rapi. Ada juga yang memasang keramik hingga paving block. Dengan cara ini, akar pohon yang menonjol dari dalam tanah akan tertutup.

Namun, cara ini justru akan menghambat perkembangan pohon terhambat. Sebab, area serapan air di sekitar pohon akan terhambat. Sehingga, ketika hujan terjadi, air tak akan terserap ke dalam tanah. Di saat yang sama, pohon juga akan kekurangan air.

Baca Ini Juga Yuk: Ini Pentingnya Menutupi Celah di Bawah Pintu

Jika ini terjadi, pohon yang ada berpotensi mati. Ujung-ujungnya, pohon yang mati ini bisa berdampak pada ranting atau dahan yang mudah patah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan pohonnya sewaktu-waktu tumbang.

"Pohon itu akan terganggu jika pinggirannya ditembok, perkembangan akarnya tidak akan maksimal, sehingga daya serap air dan lain-lain juga tidak maksimal," kata Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung Roslina.

Karena itu, jika pohon di rumahmu terlanjur ditembok, sebaiknya dibongkar saja ya. Sehingga, pohon itu akan berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu sebagai area serapan air.

Solusinya, jika ingin terlihat rapi, kamu bisa tetap menemboknya kok. Namun, kamu harus memastikan dan memperkirakan area mana saja yang boleh ditembok.

Berilah jarak puluhan sentimeter atau beberapa meter dari batang pohon yang tertancap di tanah. Pastikan juga kamu tahu jenis pohonnya agar tahu seberapa jauh jarak tembok yang mesti dibangun di sekitar pohon.

Dengan cara ini, akan ada ruang di antara pohon dan tembok. Biarkan bagian ini tetap beralasakan tanah alias tak ditembok. Sehingga, ada celah untuk pohon itu tumbuh dan menjadi area resapan air. Dengan begitu, potensi negatif bisa diminimalisir.

Foto: Ilustrasi Pexels/Lina Kivaka
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler