Asyik! Ada Hadiah Istimewa dari Ridwan Kamil untuk Guru di Jabar

Bandung - TemanBaik, tahu kan jika 25 November 2020 ini diperingati sebagai Hari Guru Nasional? Pada momentum ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan hadiah istimewa bagi para guru di Jawa Barat.

Secara resmi, pria yang akrab disapa Emil itu meluncurkan program Bakti Padamu Guru atau disingkat Bataru. Ini adalah program rumah subsidi bagi para guru di Jawa Barat.

Melalui program ini, para guru bisa memiliki rumah dengan uang muka dan cicilan ringan. Ini diharapkan memberi ketenangan dan kenyamanan bagi mereka yang hingga kini belum memiliki rumah.

Rumah subsidi ini lahir dari keprihatinan terhadap para guru yang belum memiliki rumah. Padahal, mereka punya tugas mulia mencerdaskan anak bangsa. Namun, sulitnya mengakses rumah secara umum membuat mereka akhirnya tak bisa memiliki rumah. Sebab, rumah dengan KPR sejauh ini dirasa cukup memberatkan dari segi uang muka maupun cicilan.

"Jadi, para guru yang masih ngontrak-ngontrak, kabar baik, anda semua insya Allah difasilitasi oleh pemerintah provinsi, dalam waktu dekat sudah bisa memiliki rumah hak milik masing-masing. Sehingga, tenang, daripada uang bulanannya dipakai buat ngontrak, mending buat cicil rumah yang kami sediakan dengan harga yang sangat murah dan terjangkau," kata Emil dalam peringatan hari guru di Kota Depok, Rabu (25/11/2020).

Baca Ini Juga Yuk:

Suami Atalia Praratya itu berharap Bataru menjadi kado indah bagi guru di Hari Guru Nasional. Di saat yang sama, hadirnya program ini diharapkan jadi inspirasi bagi daerah lain. Sehingga, para guru bisa mendapat perhatian besar, terutama dalam penyediaan rumah.

"Mungkin (rumah bagi guru) ini pertama di Indonesia, saya tidak hapal, tapi ini mudah-mudahan nanti menginspirasi provinsi-provinsi lain untuk melakukan hal yang sama," ucap mantan Wali Kota Bandung tersebut.

Tak Hanya untuk Guru
Meski nama programnya Bakti Padamu Guru, bukan berarti rumah subsidi hanya bisa diakses guru saja loh, TemanBaik. Bahkan, guru di semua tingkatan bisa ikut dalam program ini, terutama guru honorer.

"Ini bukan hanya untuk guru, tapi semua yang berjasa di bidang pendidikan, baik tata usahs, penjaga sekolah, media, selama masih (aktif) di dunia pendidikan, ikutan program yang sangat istimewa ini," ujar Emil.

Secara resmi, Ridwan Kamil mewakili Pemprov Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama para pihak terkait untuk pengadaan rumah subsidi tersebut. Program ini diharapkan segera berjalan.

Hadir di 17 Kabupaten/Kota
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan program Bataru ini bakal hadir di 17 kabupaten/kota di Jawa Barat. Daerah-daerah yang dipilih merupakan kawasan prioritas dengan mempertimbangkan kebutuhan rumah bagi guru dan tenaga pendidikan.

"Kita pastikan ini sudah ada izinnya, sudah (bisa) hadir di 17 titik kabupaten/kota dengan target 10 ribu titik rumah," ucap pria yang kini juga menjabat Pjs. Wali Kota Depok ini.

Setelah penandatangan MoU, peletakan batu pertama rumah subsidi ini ditargetkan bisa berlangsung Desember 2020. Bahkan, saat peletakan batu pertama, ditargetkan sudah ada akad kredit.

Sementara secara umum, Bataru ini memiliki persyaratan ringan. Yang paling utama, calon penerima manfaat memiliki penghasilan kurang dari Rp8 juta dan belum memiliki rumah. Tentu ini jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan akses perumahan non subsidi.

Foto: dok. Humas Jawa Barat

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler