Kenalan dengan Kambing Penyendiri dan Jago Renang Ini Yuk!

Jambi - TemanBaik, tahu enggak kalau di Pegunungan Bukit Barisan, Pulau Sumatra ada satwa langka unik asli Indonesia bernama Kambing Hutan Sumatra. Selain langka, spesies ini juga unik loh!

Ya, Kambing Hutan Sumatra ini bernama latin Capricornis sumatraensis atau Sumatran serow. Satwa ini dikenal sebagai endemik Sumatra dan menjadi satu dari enam jenis kambing hutan yang ada di Asia bagian timur.

Nah, yang menjadi keunikan dari kambing ini adalah ciri fisiknya yang lebih kekar dari kambing biasa. Tubuh Kambing Hutan Sumatra ini tertutup bulu lebat dan kasar dengan warna hitam keabuan. Sekilas, si Kambing jadi agak mirip anak kerbau, sebab moncongnya juga mirip moncong kerbau.

Ia memiliki tanduk yang ramping, pendek dan lurus ke belakang seperti tanduk antelop dengan panjang rata-rata 12 hingga 16cm. Berat badan Kambing Hutan Sumatra berkisar antara 50 hingga 140 kilogram dengan panjang badan antara 140 hingga 180cm. Konon, saat beranjak dewasa kelak, tingginya bisa mencapai 85 hingga 94cm.

Keunikan dari satwa ini adalah sifatnya yang pemalu dan senang menyendiri. Wah, rupanya enggak hanya manusia ya yang senang menyendiri. Si Kambing bakal menandai suatu wilayah kekuasaannya, dengan cara mengeluarkan kotoran dan air seni.

Selain itu, keunikan lainnya dari si penyendiri ini ialah kemampuannya berenang meski kesehariannya dihabiskan di daratan. Selain itu, kambing ini juga tangkas dalam memanjat lereng terjal.  Biasanya, kemampuan ini hanya bisa dicapai oleh manusia, itu pun dengan dengan bantuan tali. Wah, hebat juga ya spesies ini!

Baca Ini Juga Yuk: Tak Banyak Diketahui, Ini Fakta dan Cerita Para Guru Saat PJJ

Kambing Hutan Sumatera akan aktif berkeliling mencari betina saat masuk musim kawin antara Oktober dan November. Berbicara soal kemampuan reproduksinya, durasi kehamilan kambing ini biasanya berlangsung selama tujuh bulan, dan seekor induk kambing bisa melahirkan satu ekor anak.

Kendati mampu melahirkan hingga tujuh ekor anak, kabarnya populasi kambing jenis ini mengalami penurunan khususnya dalam dua dekade terakhir. Hal itu terungkap dalam penelitian terhadap populasi Kambing Hutan Sumatera yang dilakukan oleh lembaga konservasi internasional, International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) di kawasan pegunungan Sumatera dan dataran tinggi Malaysia pada akhir 2007.

Selain perburuan liar, kondisi rantai makanan di wilayah sana juga turut menyumbang penurunan angka populasi  kambing ini, sebab kambing ini menjadi sumber makanan bagi jenis-jenis kucing besar seperti macan tutul (Panthera pardus) dan harimau Sumatra (Panthera tigris).

Sayangnya, belum ada catatan resmi berapa jumlah Kambing Hutan Sumatra ini yang tersisa di Indonesia. Hanya saja, Kepala Balai TNBG Sahdin Zunaidi menyatakan, pihaknya telah memulai kegiatan sensus terhadap keberadaan satwa ini. Pemerintah Republik Indonesia juga telah memasukkan satwa ini ke dalam kategori satwa dilindungi dan sudah dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999. Di sisi lain, IUCN juga telah memasukkan kambing hutan Sumatra ke dalam daftar Redlist satwa berkategori Rentan (Vulnarable/VU) pada 2008 silam.

Beberapa kali, "Si Penyendiri" ini pernah menunjukkan dirinya dengan masuk ke pemukiman warga saat Gunung Sinabung di Sumatra Utara erupsi. Selain itu, pada 2013 silam, penduduk Desa Beras Tepu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo menemukan Kambing Hutan Sumatra dengan kondisi kurus dan lemas tersesat ke pekarangan rumah penduduk. Awalnya, "Si Penyendiri" yang tersesat ini sempat dikira kambing milik warga. Lalu ada pula kisah seorang petani di Toba Samosir juga menemukan satwa ini tersesat di pinggir hutan.

Belum lama ini, di awal tahun 2020, kabarnya seorang warga di Kabupaten Mandailing Natal melihat kambing hutan Sumatra tersesat ke permukiman warga. Dan belakangan pada 28 Mei 2020 silam, pengelola Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) menggunggah informasi keberadaan dua ekor Kambing Hutan Sumatra yang terekam kamera. Tayangan tersebut belakangan juga tersebar di m YouTube dengan kata kunci pencarian 'Kambing Hutan Sumatera'. Dari video rekaman, tampak keduanya merupakan sepasang kambing hutan jantan dan betina.

TemanBaik, penasaran dengan wujud asli Kambing Hutan Sumatra atau "Si Penyendiri" ini? Kamu bisa menjumpainya di beberapa tempat seperti di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), dan Taman Nasional Pegunungan Bukit Barisan.

Foto: Dok. KPH Bukit Barisan/indonesia.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler