Benarkah Penerima Vaksin COVID-19 Harus Punya Kartu BPJS?

Jakarta - TemanBaik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menegaskan vaksin COVID-19 nantinya bisa diakses semua masyarakat Indonesia secara gratis. Sehingga, tak ada program vaksinasi mandiri alias dilakukan warga sendiri dan berbayar.

Namun, belakangan ini sempat berkembang isu bahwa yang bisa mendapatkan vaksin COVID-19 harus punya kartu BPJS. Benar enggak sih isu ini?

Jawabannya adalah enggak benar. Siapapun bisa mengakses vaksin COVID-19 tanpa harus memiliki kartu BPJS. Hal ini bahkan ditegaskan langsung Jokowi.

"Vaksinasi itu untuk semua rakyat, tidak terkecuali, supaya kita bisa kembali hidup normal. Juga tidak ada kaitannya dengan anggota BPJS. Kan ada isu ini yang divaksin hanya yang memiliki kartu BPJS, tidak. Semua warga bisa mengikuti vaksinasi," kata Jokowi dalam keterangan resminya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun sudah memerintahkan jajarannya untuk bersiap menjalankan program vaksinasi. Salah satunya adalah dengan mengalokasikan anggaran vaksin agar bisa memenuhi semua kebutuhan warga Indonesia.

Baca Ini Juga Yuk: Kehebatan Bio Farma & Optimisme Jokowi soal Vaksin COVID-19

Di saat yang sama, uji klinis vaksin yang sedang dijalankan di Kota Bandung diharapkan berjalan lancar. Selain itu, hasil dari uji klinis juga diharapkan membuat mutu, keamanan, dan khasiatnya terjamin.

Dengan begitu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bisa mengeluarkan Emergency USe of Authorization (EuA) alias izin penggunaan darurat untuk vaksin yang dibuat Sinovac bekerja sama dengan Bio Farma. Jika izin sudah dikantongi, program vaksinasi akan segera digulirkan.

Jokowi pun berharap semua masyarakat mau mengikuti program vaksinasi tersebut. Sebab, cara ini diharapkan dapat memutus pandemi yang sudah terjadi hampir setahun di Indonesia. Bahkan, ia kembali menegaskan siap menjadi yang pertama divaksin agar masyarakat yakin dan mau menggunakan vaksin tersebut.

"Saya nanti yang akan divaksin pertama kali. Di Indonesia ini saya yang pertama kali (divaksin) untuk menunjukkan bahwa divaksin itu tidak apa-apa," tegasnya.

Selama menunggu program vaksinasi digulirkan, ia berharap masyarakat tetap konsisten dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Sebab, itu akan jadi senjata utama untuk menghalau penularan dan penyebaran COVID-19.

Tetap jalankan protokol kesehatan ya, TemanBaik!

Foto: dok. Biro Pers Setrpres RI

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler