Kemendag Dorong UMKM Berkembang Lewat Hotel dan Perbankan

Bandung - Kabar baik datang untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ya, perjanjian kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dengan sejumlah pihak memberi angin segar bagi kegiatan UMKM di Indonesia.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia kembali menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero), dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di hotel Pullman Bandung Grand Central, Bandung, Jawa Barat, hari ini, Selasa (29/12/2020).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman bersama yang ditandatangani antara Direktorat P3DN Kementerian Perdagangan dengan PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada 15 Oktober 2020 lalu.

"Kami mengajak PT AAPC Indonesia, PT BNI (Persero), dan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat bersinergi melalui penandatanganan perjanjian kerja sama untuk meningkatkan dan menggunakan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Barat," ujar Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Baca Ini Juga Yuk: Kado Akhir Tahun, Tradisi Pantun Kini Jadi Warisan Budaya Dunia

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perdagangan Ida Rustini, Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat Mohamad Arifin Soedjayana, Senior Vice President Operations and Government Relations PT AAPC Indonesia Adi Satria, Pimpinan Kantor Wilayah Jawa Barat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Arif Suwasono.

Wamendag Jerry mengungkapkan beberapa poin penting dalam penandatanganan kerja sama ini, yaitu koordinasi antar pihak-pihak terkait, pertukaran data dan informasi, serta pembinaan UMKM; kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria dari pihak-pihak terkait; serta fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

Lebih lanjut lagi, Jerry mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan kepastian dan kesinambungan terkait pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Jawa Barat. Ia berharap semoga langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini dapat diikuti pemerintah daerah lainnya. Selain itu, ia berharap kerja sama yang terjalin dapat membantu meningkatkan daya saing produk dan mentransformasi UMKM dalam memasarkan produk dan pembiayaan usaha.

"Langkah yang diambil PT AAPC Indonesia dan seluruh jaringan perhotelannya dapat menjadi inspirasi bagi hotel lain di Indonesia. Hal itu merupakan salah satu wujud dukungan program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yaitu dengan membeli kebutuhan hotel dari para pelaku UMKM. Sementara itu, Bank BNI juga dapat memperluas pemberian bantuan permodalan kepada UMKM di wilayah lainnya di Indonesia," sambungnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata Kementerian Perdagangan mendorong peningkatan konsumsi penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk-produk yang dihasilkan UMKM karya anak bangsa. Sedangkan Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana menambahkan, penandatanganan kerja sama hari ini adalah momentum yang baik menuju UMKM tangguh dan berkelanjutan dalam upaya membangun kekuatan dan kedaulatan ekonomi.

"Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung kerja sama ini. Kami harap, sinergi ini akan meningkatkan semangat dan motivasi para eksportir dan pelaku UMKM, khususnya di Jawa Barat," ujar Arifin.

Adapun CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmons di lokasi terpisah menyampaikan penandatanganan perjanjian kerja sama di Jawa Barat adalah tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Semarang.

"Kerja sama di Jawa Barat sebagai provinsi ke-6 merupakan komitmen kami untuk terus memberdayakan UMKM dan mendorong semangat Bangga Buatan Indonesia (BBI). Saat ini, sembilan hotel kami di Jawa Barat telah melakukan kurasi dan menghasilkan lebih dari 20 UMKM yang siap bersaing. Semoga partisipan hotel kami akan terus bertambah dan meluas ke provinsi lainnya. Sehingga, semakin banyak UMKM yang dapat berkembang," ujar Garth.

Sebagai informasi tambahan, penandatanganan kerja sama ini sebelumnya telah dilakukan di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 22 Desember 2020; di Badung, Bali pada 26 November 2020; di Surabaya, Jawa Timur pada 25 November 2020; di Yogyakarta, DIY pada 16 Oktober 2020; dan di Semarang, Jawa Tengah pada 15 Oktober 2020.

Foto: Dok. Biro Humas Kementerian Perdagangan RI

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler