Lima Fasilitas Ramah Disabilitas di Museum Geologi

Bandung - TemanBaik, Museum Geologi yang ada di Kota Bandung punya perhatian khusus terhadap penyandang disabilitas. Beberapa hal dilakukan demi membuat disabilitas nyaman ketika berada di museum.

Selain akses yang ramah disabilitas, ada beberapa fasilitas lain untuk membuat disabilitas nyaman. Apa saja ya? Simak ulasannya, yuk!

1. Pemandu yang Menguasai Bahasa Isyarat
Pernah enggak kamu melihat tour guide alias pemandu wisata yang mahir berbahasa isyarat? DI Museum Geologi ada loh!

"Di kita itu ada 22 orang guide, yang bisa bahasa isyarat ada empat orang. Yang empat orang itu kita kursuskan bahasa isyarat. Tapi, mereka juga membagi ilmunya ke teman-temannya (sesama pemandu) yang lain," kata Kepala Museum Geologi Iwan Kurniawan kepada BeritaBaik.id.

Keempat pemandu itu sengaja 'disekolahkan' khusus untuk mempelajari bahasa isyarat. Dengan begitu, mereka bisa melayani pengunjung dari kalangan teman Tuli alias tunarungu. Dengan bahasa isyarat, segala informasi yang dibutuhkan teman Tuli lebih ketika berada di museum lebih mudah tersampaikan.



Baca Ini Juga Yuk: Menyemai Harapan dari Cacing di Rutan Batang

2. Enggak Perlu Bayar Tiket
Untuk masuk ke Museum Geologi, harga tiketnya sangat terjangkau, yaitu Rp2.000. Harga ini sengaja dibuat terjangkau agar tidak memberatkan masyarakat. Apalagi, tujuan dari adanya museum adalah untuk memberikan edukasi bagi masyarakat.

Namun, khusus bagi penyandang disabilitas, mereka tak perlu membayar tiket alias gratis. Meski nominal itu menurut banyak orang tak seberapa, tapi menggratiskan tiket ini jadi bentuk perhatian tersendiri bagi penyandang disabilitas.

"Mereka free, tidak ada tarikan biaya sedikitpun," ucap Iwan.

3. Koleksi Bisa Diraba, Ada Huruf Braille
Bagi penyandang disabilitas netra, datang ke Museum Geologi bisa jadi pengalaman seru. Sebab, ada beberapa koleksi yang bisa mereka raba atau pegang. Di antaranya koleksi batuan yang ada di ruangan sebelah kiri dekat pintu masuk.

Selain itu, keterangan soal benda koleksi di sana juga ada yang menggunakan huruf braille. Dengan begitu, teman netra bisa membaca langsung informasi yang tertera.

4. Ada Barcode Informasi
Untuk menyampaikan informasi seputar berbagai koleksi batuan dan fosil yang ada di Museum Geologi, pengelola punya cara unik. Bukan hanya memasang papan informasi tentang benda koleksi, tapi informasi yang ada bisa didapatkan melalui ponsel.

Caranya, cukup memindai barcode yang ada di sekitar benda koleksi menggunakan ponsel. Hasilnya, berbagai informasi seputar benda koleksi akan muncul di ponsel.

Dengan cara ini, pengunjung bisa melakukan kunjungan dengan singkat. Cukup dengan berkeliling, memindai barcode, dan segala informasi bisa dibaca belakangan. Informasinya pun sangat lengkap loh.

5. Banyak Berbentuk Visual
Sejak beberapa tahun terakhir, Museum Geologi punya cukup banyak fasilitas berbentuk visual. Mulai dari yang dipajang di tembok hingga ditampilkan melalui display atau layar. Cara ini diharapkan memudahkan publik, termasuk disabilitas, lebih mudah menerima informasi seputar koleksi yang ada di sana.

TemanBaik penasaran dengan koleksi di Museum Geologi, sabar dulu ya! Sebab, selama pandemi ini Museum Geologi masih tertutup. Namun, ketika pandemi berakhir, museum akan kembali buka. Ajak teman-teman disabilitas untuk berkunjung ke sana ya!

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler