Asyik! Semarang Kini Punya Creative Hub, Ini Fungsinya

Semarang - Sektor ekonomi kreatif di Kota Semarang semakin bergeliat dari waktu ke waktu. Berbagai cara dilakukan sebagai bentuk dukungan, salah satunya dengan hadirnya Co-Working Space bernama 'Creative Hub'.

Creative Hub ini berlokasi di kawasan Kota Lama Semarang. Didanai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, tempat ini dibangun untuk memfasilitasi kebtuhan para pelaku industri ekonomi kreatif dalam menjalankan usahanya.

Nantinya, Creative Hub itu bakal jadi tempat untuk menggeliatkan 18 sub suktor di bidang ekonomi kreatif. Ini diharapkan akan memperkuat Semarang sebagai salah satu dari 10 kota kreatif di Indonesia.

Creative Hub yang berada di Galeri Industri Kreatif dan Gedung Outdetrap ini nantinya akan jadi basis komunitas ekonomi kreatif Semarang. Di dalamnya, mereka bisa beraktivitas, berkreasi, hingga berkolaborasi dengan fasilitas yang disediakan Pemkot Semarang.

Di sana bakal ada pelatihan yang dilengkapi berbagai sarana pendukung, ruang fotografi, pembuatan film virtual, ruang seni pertunjukan, serta berbagai fasilitas lain. Semua fasilitas di sana akan bisa dinikmati secara gratis oleh warga.

Baca Ini Juga Yuk: Lima Fasilitas Ramah Disabilitas di Museum Geologi

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pembangunan Creative Hub telah rampung dilaksanakan. Saat ini sedang masuk ke dalam proses persiapan serah terima aset dari Pemerintah Pusat ke Pemkot Semarang.

"Proses selanjutnya adalah Perumusan Standart Operating Procedure serta kerja sama dengan para komunitas guna pemanfaatan co working space di Kota Lama tersebut. Ditargetkan awal tahun ini dapat segera siap dan mulai dimanfaatkan oleh kawan-kawan komunitas ekonomi kreatif di Kota Semarang," kata Hendrar di laman Pemkot Semarang.

Untuk pengelolaan, meski Creative Hub tersebut merupakan aset Pemkot Semarang melalui OPD terkait, namun aktivitas dan kegiatan yang ada didalamnya dilakukan para komunitas. Sehingga, harapannya pengelolaan dan pemeliharaan tempat tersebut dapat dilakukan bersama-sama.

"Dapat kita lihat bahwa industri kreatif memiliki andil dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pada 2019 sektor ini menyumbang PDB sebesar Rp 1.041 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 18,2 persen," jelas Hendi, sapaan akrabnya.

"Dengan adanya fasilitas ini harapannya industri kreatif di Kota Semarang dapat semakin berkembang. Apalagi dalam masa pandemic seperti sekarang ini harapannya masyarakat dapat terus bertahan melalui aktivitas ekonomi kreatifnya,” pungkas Hendi.

Foto:dok.semarangkota.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler