Cerita Haru Greysia Polii Usai Juara Thailand Open 2021

Jakarta - Tangis Greysia Polii pecah usah menjuarai turnamen bulutangkis Yonex Thailand Open 2021 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (17/1/2021). Gelar juara itu diraih bersama rekan ganda putrinya, Apriani Rahayu.

Dilansir dari laman badmintonindonesia.org, titel juara ini diraih usai menumbangkan perlawanan wakil tuan rumah, Jongkolphan Kititharakul dan Rawinda Prajongjai dengan skor 21-15 dan 21-12. Seusai meraih gelar juara, Greysia tak bisa menahan tangisnya. Ternyata, ada cerita tersendiri di balik tangisan itu.

Hal itu karena ada beban berat dalam pikiran Greysia. Saat masih menjalani pemusatan latihan di Indonesia, sang ibu justru terpapar COVID-19. Bahkan, sang kakak, Rickettsia Polii, juga meninggal dunia.

Tak sampai di situ, Greysia harus berjuang jauh dari suami yang baru menikahinya pada 23 Desember 2020. Ia hanya punya waktu kebersamaan dengan sang suami selama seminggu. Setelah itu, ia menjalani pemusatan latihan dan bertarung di Yonex Thailand Open 2021.



Baca Ini Juga Yuk: Demi Fans, Pelatih Timnas Indonesia Akhirnya Bikin Medsos

Jadi, pikiran Greysia sebenarnya begitu terganggu selama pemusatan latihan dan pertandingan. Ia bergelut dengan duka dan perasaan tak nyaman karena harus jauh dari keluarganya. Namun, demi nama bangsa, ia tetap menjalani berbagai proses latihan dan pertandingan.

Semua pengorbanan Greysia tak sia-sia. Ia berhasil meraih gelar juara bersama Apriyani Rahayu. Bahkan, gelar juara itu jadi yang pertama diraih Indonesia di sektor ganda putri kelas super 1000.

"Puji Tuhan dibilang lega ya lega karena sudah menyelesaikan tugas dengan baik, tetapi di waktu yang bersamaan sebenarnya mixed feeling sih, lebih kepada emosional, karena.." ucap Greysia.

Jawaban Greysia sempat terhenti. Ia tak kuasa menjelaskan apa yang dirasakannya. Sebab, di satu sisi, ia bahagia dengan gelar jaura. Namun, di saat yang bersamaan, ada perasaan duka mendalam yang sulit diungkapkannya.

Ia mengaku perasaannya tak karuan. Meski begitu, ia berusaha tetap fokus untuk meraih prestasi untuk Indonesia. Namun, diakuinnya, perasaan sedih tetap tak bisa dihindari selama perjalanannya.

"Dari kemarin sih sebenarnya udah tidak bisa nahan, sebenarnya bukan dari kemarin, tapi setiap hari juga tidak bisa nahan. Padahal sih oke-oke aja gitu, tapi ya namanya berduka dan keluarga semua di rumah di Jakarta lagi struggle juga, kita semua lagi struggle as a family. Lagi berjuang melawan covid ini, semuanya diisolasi," jelas Greysia.

Jauh dari sang suami juga bukan perkara mudah. Sebab, ketika orang lain sedang 'hangat-hangatnya' usai menikah, ia justru harus berpisah dengan sang suami karena membela negara. Namun, gelar juara itu setidaknya jadi sedikit pengobat. Ia mendedikasikan kemenangan itu salah satunya sebagai kado pernikahan.

Apalagi, peran sang suami, Felix Djimin, menurutnya sangat besar. Ia selalu memberi dukungan penuh perjuangan Greysia. Sehingga, kehadiran sang suami turut jadi motivasi dalam kariernya.

"Senang bisa jadi juara di sini, tapi mixed feeling juga, karena hmm.. Iya masih harus terus berjuang dan mikirin keluarga juga di rumah gitu, mikirin suami juga kasian, abis nikah ditinggal gak boleh ketemu, ya kan," ucap Greysia sedikit tertawa.

Ia juga mendedikasikan kemenangan untuk keluarganya yang sedang berjuang melawan COVID-19. "Aku dedikasi gelar juara ini buat keluarga aku yang sedang berjuang (melawan COVID-19), terus mereka sedang kehilangan kan. Jadi ya pikiranku kemana-mana, mixed feeling, abis kakak meninggal dan mamah covid," kata Greysia dengan tegar.

Masih Harus Ikuti Turnamen
Perjuangan Greysia pun tak berhenti usai menjuarai Yonex Thailand Open 2021. Sebab, ada dua turnamen lagi yang harus diikutinya, yaitu Toyota Thailand Open -ada 19-24 Januari dan BWF World Tour Finals pada 27-31 Januari.

Ia pun akan berusaha fokus menjalani kedua turnamen itu. Rentetan prestasi akan berusaha diraih semaksimal mungkin meski masih dinaungi suasana duka. Selain itu, ia menggantungkan seluruh perjuangannya pada Tuhan untuk menguatkan diri.

"Aku cuma berusaha lebih dekat sama Tuhan aja, benar-benar aku minta kekuatan setiap hari berdoa itu supaya bisa sadar terus gitu loh, sadar terus jalani hari-hari, tidak kebawa atau tidak hilang fokus, pikirannya dibalikin lagi, maksudnya ke track lagi apa yang lagi dijalanin, satu hari satu hari aja sih," tutur Greysia.

Bersama Apriyani, Greysia akan berusaha menampilkan performa terbaik. Agar tak terbebani dengan target prestasi, ia punya cara sendiri bersama Apriyani. Keduanya akan berusaha enjoy dan fokus dalam setiap pertandingan.

"Untuk pertandingan ke depan dijalankan saja, aku bersama Apri tidak mikir panjang sampai gimana, tapi kita mencoba untuk berusaha satu demi satu. Abis juara ini memang sudah kelar, tapi minggu depan ada lagi. Jadi jalanin aja hari demi hari dengan penuh sukacita, tetap senang, dan pastinya enjoy," pungkas Greysia.

Foto: badmintonindonesia.org
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler