Yuk! Intip Program Inovasi Pendidikan Keren dari Paragon

Bandung - Menyambut tahun 2021, PT Paragon Technology and Innovation (Paragon) memperkenalkan inisiasinya di bidang pendidikan. Seperti apa sih program-program keren di dalamnya?

Untuk kamu yang belum tahu, PT. Paragon Technology and Innovation (Paragon) adalah perusahaan asli Indonesia yang sudah menemani masyarakat selama 35 tahun melalui produk-produk kebanggaannya seperti Wardah, Make Over, Emina, serta Kahf. Nah, kali ini program pendidikan yang mereka perkenalkan adalah Paragon Educational Leadership Program; PARAGON-BERMAKNA (Bersama Majukan Pendidikan Indonesia).

Dalam konferensi pers daring peluncurannya, pihak Paragon menyebut kalau ini adalah bentuk kontribusi Paragon untuk memberikan manfaat dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Di tahun 2021, Paragon mengusung ajakan "Innovate for the greater good" untuk meningkatkan semangat kolaborasi dan berinovasi agar terciptanya perubahan baik di berbagai bidang. Selain melalui ketiga pilar CSR yaitu Pemberdayaan Perempuan, Kesehatan, dan Lingkungan, salah satu bidang yang menjadi fokus kontribusi Paragon adalah bidang Pendidikan.

"Paragon percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk kemajuan bangsa yang merupakan tanggung jawab semua pihak. Melalui kolaborasi antar pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, swasta, institusi pendidikan, masyarakat serta media, akselerasi kemajuan pendidikan Indonesia menjadi semakin progresif. Oleh karena itu sebagai korporasi, Paragon ingin turut berkontribusi memajukan pendidikan melalui Paragon Educational Leadership Program; PARAGON-BERMAKNA," ujar Salman Subakat, CEO Paragon Technology and Innovation.



Baca Ini Juga Yuk: Perjuangan Ibu Tunanetra Dampingi Anaknya Sekolah Daring

Melalui inisiasi PARAGON-BERMAKNA, Paragon menyiapkan beberapa bentuk program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekosistem dalam dunia pendidikan mulai dari mahasiswa, dosen, dan ekosistem inovasi sehingga harapannya dapat meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi serta dapat memperkuat ekosistem inovasi. Tercatat ada 8 program yang dibahas dalam konferensi pers daring tersebut, antara lain: 'Paragon Internship Program', 'Paragon Innovation Fellowship', 'Paragon Master Class', 'Paragon Inspiring Lecturer', 'Paragon Joint Research', 'Novo Club', 'Paradesa Inspirasi (PARADISE)', serta 'Paragon Scholarship'.

Saat ditanya mengenai kriteria dan sasaran program, Salman menyebut siapapun berpeluang untuk memberikan kontribusinya dalam program ini. Maka dari itu, Salman mengajak para peneliti atau pegiat di bidang pendidikan untuk menyiapkan desain penelitian mereka. Selain itu, program ini diharapkan mampu meraup pengikut dengan skala besar.

Acara peluncuran tersebut dihadiri pula oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D. Ia menyampaikan kalau dan inovasi adalah kunci pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Melalui kerangka Kampus Merdeka yang diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, kerangka ini diharapkan mahasiswa dapat menjadi pembelajar sejati yang terampil, lentur dan ulet sehingga nantinya dapat menjadi sarjana yang terampil, tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

"Sekarang sudah bukan waktunya lagi Perguruan Tinggi dan Industri jalan sendiri-sendiri. Artinya, kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri perlu dilatih dan perlu peran industri juga di dalamnya. Jadi, pendidikan dan industri sudah waktunya untuk berkolaborasi," ujar Nizar.

Program ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak kampus yang nantinya akan menjadi mitra kerja sama antara Paragon dan institusi pendidikan. Salah satunya disampaikan oleh Direktur Sarjana Kewirausahaan SBM ITB, Akbar Adhi Utama ST., MA., PhD. Menurutnya, program leadership yang diinisiasi oleh Paragon membuka peluang yang bagus bagi dunia pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri untuk membangun sumber daya manusia yang unggul di masa bonus demografi.

"Paragon bisa jadi tempat buat mahasiswa. Misalnya, kalau ada mahasiswa yang punya bisnis, ternyata ada pola bisnis yang serupa di dalamnya. Nah, mahasiswa ini bisa belajar di sana. Dan pola bisnis serta ide-ide mahasiswa ini juga bisa diinkubasi agar segera bisa diakselerasi," ujar Akbar.

Selain itu, hadir pula beberapa narasumber mulai dari Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya, S.Si., M.Si. serta Rektor Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi. Mereka hadir sebagai perwakilan dari Perguruan Tinggi yang memaparkan kesiapan dari masing-masing Perguruan Tinggi dalam menyambut kebijakan merdeka belajar atau Kampus Merdeka serta kolaborasi yang akan dijalankan bersama PARAGON-BERMAKNA.

Ketiga narasumber pada intinya menyambut positif seluruh program yang ditawarkan Paragon. Senada dengan ucapan Nizar, ketiganya menyetujui jika industri dan pendidikan perlu saling merangkul guna terciptanya sumber daya manusia dan industri yang unggul di masa depan.

Sebagai informasi tambahan, selain meluncurkan PARAGON-BERMAKNA, dalam waktu dekat Paragon akan menggelar sebuah acara skala besar "Paragon Innovation Summit 2.0" yang dipersembahkan untuk memperkuat budaya inovasi di tengah generasi muda Indonesia khususnya para mahasiswa. Acara ini bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan yang menghadirkan berbagai rangkaian program menarik yang juga mengasah keterampilan anak muda Indonesia. Informasi terkini seputar Paragon Innovation Summit 2.0 dapat di akses di kanal media sosial @paragon.id.

""Adanya inisiatif program PARAGON-BERMAKNA serta event Paragon Innovation Summit 2.0 diharapkan dapat menambah semangat kolaborasi dari berbagai pihak agar terus berinovasi untuk kemajuan negara tercinta, Indonesia. Ke depannya, dengan dukungan semua pihak, Paragon berharap dapat menjadi perusahaan yang terus berkembang dan memberikan kebermanfaatan bagi negeri ini. Melalui Paragon Foundation, Paragon berkomitmen untuk selalu tumbuh bersama masyarakat,” tutup Salman.

Foto: Tangkapan Layar Konferensi Pers PT. Paragon Technology & Innovation

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler