Ini Fakta Menarik Seputar Gading Gajah

Bandung - TemanBaik, selama ini gajah sangat identik dengan gading yang ada di area mulutnya. Namun, tahu enggak apa fungsi dari gading gajah? Gading gajah bukan sekadar hiasan loh.

Menurut paleontolog Museum Geologi Unggul Prasetyo Wibowo, sejak dulu gajah memang mempunyai gading, bahkan sejak zaman purba. Gading ini memiliki sejumlah fungsi.

"Kalau dilihat dari hasil studi, salah satu fungsi gajah itu adalah untuk mencari makanan. Karena kadang dia suka mencari umbi-umbian, dia mencongkel tanah dengan gadingnya (untuk mendapatkan umbi-umbian)," kata Unggul.

Selain itu, gading juga berfungsi sebagai senjata untuk digunakan dalam keadaan terdesak. Gading ini jadi senjata ketika mempertahankan diri atau menyerang musuh, baik itu dengan sesama gajah atau dengan hewan lain.

"Gading ini untuk sisi pertahanan mereka dan digunakan untuk berkelahi," jelas Unggul.

Dilansir dari berbagai sumber, secara umum, gading gajah biasanya akan terus tumbuh seumur hidup. Rata-rata dalam setahun gading gajah tumbuh sekitar 17 sentimeter. Sisi lain dari gading ini adalah untuk menarik perhatian lawan jenis alias gajah betina. Gading berukuran besar dan panjang akan terlihat lebih menarik bagi gajah betina.

Baca Ini Juga Yuk: Mengintip Suasana Memandikan Rupang Jelang Imlek

Mitos di Balik Gading Gajah
Sudah sejak lama gading gajah ini dikoleksi oleh sebagian orang. Sebab, gading dianggap sebagai benda antik. Selain itu, ada mitos yang diyakini bahwa gading punya nilai mistis.

Mereka yang memiliki gading gajah meyakini bakal selalu beruntung hingga terhindari dari berbagai kesialan dalam hidup. Bahkan, ada yang meyakini gading gajah sebagai jimat penangkal racun.

Untuk dijadikan jimat, gading gajah kerap 'diolah' hingga berukuran kecil, misalnya menjadi cincin atau kalung. Sehingga, potongan gading ini bisa di bawa ke mana-mana. Bahkan, di beberapa daerah, ada yang menjadikan gading gajah ini sebagai maskawin atau persembahan bagi calon mempelai loh karena dianggap punya nilai tinggi dan istimewa.

Hal inilah yang kemudian membuat gading gajah dihargai fantastis dan mengakibatkan banyaknya perburuan ilegal. Sebab, untuk mendapatkannya enggak mudah, apalagi jika gajahnya adalah gajah liar. Jangan ditiru ya TemanBaik, karena ini adalah perbuatan yang ilegal. Kasus perburuan ilegal gajah sendiri, para pelakunya dapat dijerat dengan UU No. 5 Tahun 1990 yang mengatur tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.  

Padahal, tindakan memotong gading gajah ini akan sangat menyiksa bagi gajah. Sehingga, aktivitas yang biasanya dilakukan dengan menggunakan gading akhirnya tak bisa lagi dilakukan.

Tak Bisa Tumbuh Lagi
Gading gajah sendiri sebenarnya merupakan gigi seri yang tumbuh menyembul atau keluar dari mulutnya. Gading ini terbuat dari dentin padat, enamel, dan pulpa yang sama seperti pembentukan pada gigi.

Jika gading ini dipotong atau rusak karena hal tertentu, maka tak akan ada proses tumbuh lagi. Jadi, jika sudah dipotong atau rusak, kondisinya akan terus seperti itu.

Foto: Ilustrasi Pexels/Harvey Sapir


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler