Jangan Kasih Kendor, Tetap Pakai Masker saat Berkendara, Yuk!

Jakarta - TemanBaik, masih konsisten menggunakan masker dalam berbagai aktivitas kan? Usahakan selalu konsisten, ya. Sebab, COVID-19 masih 'berkeliaran' dan bisa menjangkiti siapa saja.

Salah satu yang kerap terabaikan adalah ketika menggunakan kendaraan. Masih saja ada yang tidak menggunakan masker. Apalagi dengan alasan tempat yang dituju saat berkendara sebentar.

Padahal, berkendara tanpa menggunakan masker akan sangat membahayakan dirimu sendiri karena kamu seolah 'menantang' agar terpapar COVID-19. Coba deh bayangkan saat kamu berkendara tanpa masker, COVID-19 yang melayang di udara tanpa sengaja masuk ke tubuhmu.

Apalagi ketika menggunakan sepeda motor, potensi terpapar COVID-19 saat melaju di jalan sangat terbuka. Jadi, jangan hanya alasan karena tempat tujuan dekat, lalu kamu abai menggunakan masker.
Kasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Rano Hadiyanto mengakui memang masih saja ada pengendara yang tidak menggunakan masker. Apalagi, pengguna sepeda motor bisa 'kucing-kucingan' dengan petugas dengan menutup kaca helmnya yang berwarna gelap.

Ia pun berharap warga sadar bahwa tidak memakai masker akan membahayakan diri sendiri. Apalagi ketika berkendara tidak menggunakan alat pengaman, seperti misalnya helm pada pengguna sepeda motor dan sabuk pengaman pada pengguna mobil.

Sebagai bentuk kontrol agar pengendara disiplin menggunakan masker saat berkendara, operasi yustisi di Kota Bandung akan terus dilakukan. Dalam operasi ini, kepolisian bekerja sama dengan berbagai instansi lain seperti TNI, Satpol PP, dan Dishub Kota Bandung.

Bahkan, kini operasi yustisi akan digelar di tempat-tempat yang belum tersentuh, terutama jika daerah tersebut diduga banyak dilalui pengendara tak bermasker.

"Kota Bandung dengan cakupan yang luas ini tentunya jadi bahan evaluasi kami untuk sasaran operasi yustisi," kata Rano dalam kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa (23/2/2021).

Selama ini, diakuinya memang ada titik rutin digelarnya operasi yustisi. Namun, pola berbeda akan dilakukan demi menyasar para pelanggar. Meski begitu, target utama yang dikedepankan adalah melakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjalankan 3M, terutama penggunaan masker.

"Kita akan mengubah titik operasi, akan berubah. Jika selama dilaksanakan di titik A misalnya, kita akan arahkan untuk digeser ke persimpangan jalan yang diindikasi banyak masyarakat yang tidak tertib dalam penggunaan masker," jelas Rano.

Selain edukasi dan sosialisasi, dalam operasi yustisi juga akan diberikan sejumlah sanksi, mulai dari teguran, sanksi fisik seperti push up, hingga sanksi berupa denda. Hal ini akan disesuaikan dengan situasi di lapangan saat operasi yustisi digelar.

Foto: dok. Istimewa 
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler