Begini Peringatan HUT ke-66 KAA yang Berbeda saat Pandemi

Bandung - Peringatan HUT ke-66 Konferensi Asia Afrika (KAA) bakal berlangsung di tengah pandemi COVID-19. Salah satu penyebabnya, vaksinasi COVID-19 masih belum tuntas pada April 2021 ini.

Namun, bukan berarti tak akan ada kegiatan untuk memperingati HUT KAA. Peringatan bakal tetap dilakukan meski dengan cara berbeda. Semangat tetap dikedepankan untuk memperingati dan memaknai HUT KAA.

"Untuk tahun ini, karena kita masih dalam kondisi yang prihatin (di tengah pandemi), tapi prihatin bukan berarti tidak ada semangat. Jadi, kita tetap punya semangat untuk tetap terus berkarya di tengah kondisi sekarang ini," ujar Kepala Museum KAA Dahlia Kusuma Dewi.

Untuk peringatan HUT KAA tahun ini, panitia mengusung tema utama 'Kemanusiaan dan Solidaritas'. Tema ini direpresentasikan melalui logo HUT ke-66 KAA yang berbentuk angka 66. Kedua angka ini menyimbolkan dua benua Asia dan Afrika.

Kedua angka itu juga berada pada latar belakang lingkaran berwarna putih yang melambangkan dunia. Dari dua angka itu juga tergambar dua tangan yang saling berjabat tangan sebagai representasi kemananusiaan dan solidaritas.

"Tiga elemen Asia, Afrika, dan dunia yang saling bergandengan tangan ini untuk sama-sama kita berjuang. Perjuangan kita berbeda dengan dulu, tapi kita sekarang sama-sama berjuang melawan pandemi secara global," jelas Dahlia.

Di luar itu, 'Kemanusiaan dan Solidaritas' diharapkan menjadi semangat dari seluruh negara di dunia untuk bersama bergandengan tangan, bekerja sama, dan tak lagi berselisih.


                                                                            Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Baca Ini Juga Yuk: Enam Olahraga Ekstrem & Unik yang Indonesia Banget

Kibarkan 109 Bendera hingga Bagikan Masker
Peringatan HUT ke-66 KAA sendiri akan cukup banyak menghadirkan kegiatan loh, TemanBaik. Enggak hanya sehari, tapi bakal berlangsung sebulan penuh selama bulan April. Salah satunya mengibarkan bendera peserta KAA di sekitar Gedung Merdeka.

"Kami akan mengibarkan 109 bendera Asia-Afrika dan bendera PBB di lingkungan Gedung Merdeka. Itu akan berlangsung selama April untuk pengibaran bendera. Sekiranya ada perkembangan, kami akan koordinasi dengan Pemkot Bandung, sekiranya butuh perpanjangan waktu, kami siap memperpanjang waktu pengibaran," tutur Dahlia.

Kegiatan berikutnya adalah 'Message of the World'. Kegiatan ini bakal menghadirkan pesan berupa video maupun tulisan dari berbagai warga di belahan dunia. Inti dari pesan itu sesuai dengan tema 'Kemanusiaan dan Solidaritas'.

Bakal ada juga peluncuran buku braille dan buku bicara The Bandung Connection karya Sekjen KAA Roeslan Abdulgani. Ini jadi bentuk perhatian Museum KAA bagi penyandang disabilitas netra.

Selanjutnya, akan ada pemutaran film dokumenter berjudul 'Museum untuk Semua: Empat Dekade Perjalanan Museum KAA. Peluncuran film ini sekaligus untuk menandai peringatan 41 tahun berdirinya Museum KAA.

"Ini merupakan video persembahan kami untuk masyarakat Indonesia dan juga dunia. Mudah-mudahan ini bisa jadi refleksi juga bagi kami pada empat dekade Museum KAA," ungkap Dahlia.

Selain itu, akan ada juga lomba story telling secara daring hingga pembagian 1.000 masker untuk masyarakat. "Total ada delapan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka 66 tahun Konferensi Asia Afrika," tandas Dahlia.

Foto: dok. Museum Asia Afrika
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler