Enggak Cuma Buku, Pengantin Baru Bakal Punya Kartu Nikah Digital

Bandung - TemanBaik, selama ini pasangan yang menikah selalu mendapatkan buku nikah. Selain sebagai identitas, buku nikah ini juga menegaskan keabsahan pernikahan.

Namun, dalam waktu dekat, pasangan yang menikah akan punya buku dan kartu nikah loh. Kenapa sih ada buku dan kartu? Buku nikah nantinya bisa disimpan sebagai dokumen.

Sedangkan jika akan bepergian, suami-istri enggak perlu membawa buku nikah, melainkan hanya membawa ponsel saja. Hal ini akan jauh lebih praktis kan ketimbang membawa buku nikah ke mana-mana. Sebab, kartu nikah ini berbentuk digital. Mendapatkannya pun tinggal mendaftar secara daring. Kartu nikah digital ini bakal diluncurkan beberapa waktu ke depan. 

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama, digitalisasi kartu nikah akan kita berikan kepada pasangan pengantin," kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Muharam Marzuki di laman resmi Kemenag.
Melalui layanan itu, Kemenag ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang telah menikah. Kartu tersebut bisa langsung didapatkan secara daring setelah prosesi akad nikah selesai. Sementara saat ini, berbagai proses tahap akhir kartu nikah digital sedang disempurnakan.

"Sekarang ini kita sedang melakukan proses digitalisasi kartu nikah. Insya Allah dalam waktu dekat ini akan lahir kartu nikah digital dan ini sudah menjadi kewajiban Kementerian Agama melakukan penyesuaian dengan zaman dan bagaimana memberikan layanan terbaik dan berkualitas," ucap Muharam.

Lalu, di mana saja sih kartu nikah digital ini bakal didapatkan pengantin baru? Rencananya, ini berlaku di seluruh wilayah di Indonesia. Jadi, siapapun bakal mendapatkannya selama menikah sah dan tercatat oleh negara melalui KUA.

"Nantinya layanan ini akan berlaku di KUA yang ada di seluruh Indonesia. Jadi, kebijakan ini tidak berlaku di KUA satu daerah saja, tapi di seluruh KUA nasional kita," jelas Muharam.

Menurutnya, kartu nikah digital merupakan bagian dari program revitalisasi KUA. Kemenag ingin memberikan layanan kemudahan dan berkualitas kepada masyarakat dari melalui KUA.

“Sesuai slogan ‘Daftar Nikah Mudah, Nikah Murah’, ini memberikan jaminan ketenangan ketika pasangan suami istri tengah berpergian. Ini penting bahwa negara hadir di setiap proses pernikahan anak bangsa. Anak bangsa kan harus dilindungi, mulai dari jaminan kesehatannya, jaminan pendidikannya. Nah awal itu dari kartu nikah, dari buku nikah,” paparnya.

Muharam menjelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Layanan Publik, lembaga pemerintah berkewajiban untuk memberikan layanan prima, terbaik, memberikan kemudahan, layanan yang berkualitas.

“Dengan adanya peningkatan layanan di lembaga negara, sehingga kita berharap masyarakat merasakan bahwa negara hadir, pemerintah melayani, terutama dalam persoalan pencatatan nikah,” pungkasnya.

Foto: dok. Kemenag
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler