Begini Langkah-Langkah Mempersiapkan Diri untuk Kondisi Bencana

Jakarta - TemanBaik, bencana tentu bisa datang kapan saja tanpa diduga-duga. Bencana bisa terjadi ketika TemanBaik sedang di rumah, di jalan, di kantor, dan di mana pun juga. Tentunya TemanBaik harus punya persiapan untuk menghadapinya jika sebuah bencana terjadi.

Selain persiapan secara fisik, tentunya pengetahuan juga diperlukan agar bisa selamat dalam menghadapi bencana. Hal ini jadi pembahasan utama dalam seminar daring yang diadakan oleh PT. Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) dengan judul 'Portizen Tanggap Bencana' pada Rabu, (28/4). Salah satu pembicara yaitu Ujang Dede Lasmana, Pakar Keselamatan dan Perencana Tanggap Keadaan Darurat berbagi langkah-langkah agar selamat ketika terjadi sebuah bencana. Yuk, simak baik-baik!

Pertama, yang harus dilakukan adalah kenali dan identifikasi sumber bencana di lingkungan tempat tinggal. Coba kenali daerah tempat tinggal TemanBaik seperti apa,  misalnya bencana apa saja yang pernah terjadi atau apakah rumah TemanBaik berada di wilayah ancaman bencana. Selain tempat tinggal, TemanBaik juga bisa mengidentifikasi tempat yang sering dikunjungi selain rumah misalnya tempat kerja.

Lalu, analisa risiko bencana mandiri. Hal ini meliputi perkiraan bencana apa yang bisa terjadi di sekitar TemanBaik. Analisa tersebut berupa seberapa besar ancaman bencana di lingkungan tempat tinggal TemanBaik, dan seberapa besar dampak akibat dari ancaman tersebut. Jadi, TemanBaik lebih siap secara pengetahuan terlebih dahulu terhadap bencana tersebut.



Baca Ini Juga Yuk: Yuk! Bersama Lindungi Jenis-Jenis Burung Ini dari Kepunahan

Setelah itu buatlah rencana kedaruratan. Ketika menghadapi bencana, tentu kepanikan akan terjadi. Tetapi ketika TemanBaik punya rencana kedaruratan, TemanBaik akan lebih sadar dan siap atas apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi, dan tentunya meminimalisir kepanikan.

"Saya sarankan teman-teman, kita terhubung dengan aplikasi media sosial atau aplikasi peringatan dini yang sah, itu ada BNPB, BMKG, dan PVMBG. BNPB itu untuk umum, BMKG itu untuk cuaca dan kegempaan, kalau PVMBG itu untuk gunung api," terang Ujang.

Jangan lupa juga siapkan peralatan penyelamatan diri dan berlatih. Setelah kita mengetahui betul bencana yang akan dihadapi, langkah selanjutnya tentu punya peralatan penyelamatan. Hal ini tentu akan sangat membantu TemanBaik ketika menghadapi bencana dan jangan lupa berlatih dengan alat tersebut, jangan hanya punya tetapi malah tak bisa memakainya.

"Jadi pada saat kita menyiapkan peralatan penyelamatan diri, kita juga harus latihan, jangan sampai ada yang namanya alat pemantik api, kita enggak tahu cara memakainya yang penting ada aja, terus kita sudah punya peralatan pertolongan pertama tapi kita tidak tahu bagaimana cara menggunakannya, karena kita tidak pernah berlatih, nah itu bahaya," jelas Ujang.

Untuk di tingkat rumah tangga, amankan rumah dari dampak bencana dan lakukan simulasi bersama keluarga. Tentunya karena rumah adalah tempat yang paling sering TemanBaik datangi dan tinggali, jadi rumah dan keluarga adalah prioritas utama ketika TemanBaik.

Selanjutnya, lakukan tindakan penyelamatan, pertolongan pertama, upaya tindakan awal saat terjadi bencana. Awal bencana ketika TemanBaik sudah mengikuti langkah ini, TemanBaik dapat membantu meminimalisir kepanikan yang ada. Selamatkan dan bantu orang sekitar ketika terjadi bencana. Berusaha semaksimal mungkin tanpa memaksakan diri, dan informasikan langkah-langkah ini pada orang sekitar TemanBaik.

Ketika pasca bencana, bersihkan rumah dan lingkungan, serta pembangunan kembali. Pastikan kesehatan dan keselamatan bekerja selama pembersihan rumah dan area sekitar dan gunakan APD. Jangan lupa juga untuk memastikan pembangunan kembali yang lebih baik seperti rumah tahan gempa, rumah tangguh banjir, dan lain sebagainya.

Nah, TemanBaik sekarang sudah tahu bagaimana langkah-langkah dalam menghadapi bencana. Selain informasi di atas, sudah banyak informasi dari badan-badan resmi pemerintah di Indonesia terkait kebencanaan. Jangan pernah malas untuk mencari informasi terkait kebencanaan dan terus berlatih serta bersiap-siap, karena TemanBaik tidak akan tahu apa yang akan dihadapi ke depannya. Tetap berhati-hati ya, TemanBaik!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Bernard Hermant

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler