3 Inovasi Terbaru untuk Pengembangan Pendidikan di Jabar

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan sejumlah upaya untuk mendukung perkembangan dunia pendidikan. Paling anyar, diluncurkan tiga program sekaligus dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 pada Minggu (2/5/2021). Penasaran dengan inovasinya? Simak ulasannya, yuk!

Tiga inovasi itu adalah  Aplikasi Sistem Informasi Lapor Penahanan Ijazah (Silapiz), Pekan Pengambilan Ijazah, dan Jabar Ekspose Karya Siswa (Eksis). Kehadiran program ini pun diharapkan bermanfaat memberi dampak positif.

"Semoga inovasi ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Jabar," kata Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam keterangan resminya, Senin (3/5/2021).

Dalam kesempatan itu, Uu menekankan bahwa pendidikan tak hanya sebatas pada intelektualitas. Pendidikan keagamaan hingga karakter jangan sampai dilupakan. Sebab, hal itu bakal membentuk kepribadian siswa.

"Yang harus kita persiapkan tidak hanya dengan intelektualitas, tidak cukup hanya melahirkan cendekiawan-cendekiawan, tapi juga disamping memiliki keilmuan yang bersifat duniawi, kita harus persiapkan pendidikan yang bersifat ukhrawi," tutur mantan Bupati Tasikmalaya itu.




Baca Ini Juga Yuk: Cara Berbagi Cinta Jabar ke NTT yang Bikin Hati Adem

Menurutnya, pendidikan bersifat ukhrawi perlu dipersiapkan karena peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, SDM yang dibentuk tidak hanya piawai dalam teknologi dan pendidikan, tapi juga moral, keagamaan, dan budi pekerti. Dengan begitu, melahirkan generasi yang juara lahir dan batin bisa tercapai.

"Sesuai dengan visi kita, Jabar Juara Lahir dan Batin. Tidak hanya lahir yang akan dikejar dan diperjuangkan, tetapi batin pun harus diperjuangkan supaya ada keseimbangan," katanya.

Manfaat Tiga Inovasi
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan hadirnya tiga inovasi itu jadi salah satu bentuk pemerintahan Jawa Barat dalam mendukung Merdeka Belajar. Lalu, apa sih manfaat dari ketiga inovasi tersebut?

Pertama, aplikasi Silapiz akan memudahkan peserta didik melaporkan penahanan ijazah yang dilakukan satuan pendidikan. Sebab, ijazah adalah salah satu hak anak yang harus dipenuhi dan tak boleh 'ditahan'. Ketika ada laporan ijazah yang tertahan atau ditahan melalui Silapiz, jalan penyelesaian bisa segera diambil pihak terkait.

Kedua, program Pekan Pengambilan Ijazah bertujuan memastikan siswa mengambil ijazah tepat waktu. Program ini dilahirkan karena banyak siswa yang sudah lulus, tetapi tidak segera mengambil ijazah dengan berbagai alasan, termasuk ditahan pihak sekolah.

"Melalui program ini, dari tanggal 3 (Mei) sampai satu bulan ke depan, ijazah lulusan tahun 2021 akan diterima oleh peserta didik secara keseluruhan," ucap Dedi.

Sedangkan Jabar Eksis merupakan gerakan untuk mendorong peserta didik agar makin percaya diri menampilkan karya-karya mereka. "Sehingga, karya itu diharapkan mampu bermanfaat, baik bagi dirinya, sekolah bahkan masyarakat untuk membangun desa," katanya.

Sebagai bagian dari Jabar Eksis, tiga karya peserta didik ditampilkan dalam Peringatan Hardiknas 2021 Tingkat Provinsi, yakni Fashion Show dan Make up Artist dengan tema 'Art of Shiburi' karya siswa SMKN 9 Bandung, Topi Ramah Lingkungan (LOOKAT) karya siswa SMAN 11 Bandung, serta Aplikasi Team Talk dan BBI Radio Streaming untuk Pembelajaran Jarak Jauh dari SLBN A Pajajaran.

Foto: Dok. Humas Jabar
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler