Era Baru Timnas Indonesia di Tangan Shin Tae-yong

Bandung - TemanBaik, Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia saat ini sedang bersiap mengarungi Kualifikasi Grup D Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Di sana, Evan Dimas dan kawan-kawan akan melakoni laga uji coba dan tentu saja pertandingan.

Dua laga uji coba yang akan dilakoni adalah melawan Afghanistan pad 25 Mei dan Oman pada 29 Mei. Sedangkan di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas bakal menghadapi Thailand (3 Juni), Vietnam (7 Juni), dan UEA (11 Juni).

Rombongan skuat Timnas sendiri secara resmi dilepas Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Jakarta pada Minggu (16/5/2021) malam dan bertolak pada Senin (17/5/2021) dini hari. Selain itu, beberapa pemain yang berkarier di luar negeri akan berangkat dari negara masing-masing.

Total, ada lima pemain pemain Timnas yang berkarier di luar negeri, yaitu Elkan Baggot (Inggris), Egy Maulana Vikri (Polandia), Witan Sulaeman (Serbia), Ryuji Utomo (Malaysia), dan Asnawi Mangkualam (Korea Selatan).



Era Baru Skuat Timnas
Salah satu yang menarik dari skuat Timnas asuhan pelatih Shin Tae-yong adalah komposisi 28 pemain yang diboyong ke UEA. Banyak pihak memuji keberanian pria asal Korea Selatan itu karena lebih memilih mayoritas pemain muda di skuatnya.

Hal ini tergolong berani. Sebab, Shin Tae-yong tak memanggil pemain yang berstatus 'langganan' Timnas di era pelatih-pelatih sebelumnya. Tak ada nama Febri Hariyadi, Bayu Pradana, hingga Hansamu Yama.

Padahal, di era pelatih sebelumnya, selalu ada pemain yang bertahan di skuat Timnas. Di era Shin Tae-yong, hanya ada Evan Dimas yang dibawa dalam skuatnya saat ini. Evan Dimas merupakan satu-satunya pemain langganan Timnas sejak di kelompok usia dan selalu dibawa oleh siapapun pelatih Timnas.

Baca Ini Juga Yuk: Sepak Bola Tangan ala Teman Daksa yang Makin Bergeliat 

Meski begitu, bukan berarti mereka yang tak dipanggil Timnas kualitasnya rendah. Hanya saja, pemain yang dipilih adalah mereka yang cocok dengan skema permainan ala Shin Tae-yong.

"Ini adalah pilihan dari Shin Tae-yong. Bukan berarti yang ditinggal di Indonesia tidak baik, tetapi ini sekali lagi murni pilihan pelatih. Pelatih hanya membutuhkan 28 pemain. Itu artinya tidak semua pemain bisa dibawa ke Dubai," kata Iwan, sapaan akrabnya, di laman PSSI.

Ia pun memastikan pemain yang dipilih murni atas kemauan Shin Tae-yong. Tak ada intervensi apalagi pemain 'titipan'. "Setiap pelatih mempunyai selera untuk memilih pemain. Ya, kita hormati saja pilihan pelatih," ungkapnya.

Sementara itu, Shin Tae-yong berharap 28 pemain terpilih bisa memberikan yang terbaik. Ia mengakui jika selama pemusatan latihan di Jakarta, semua pemain belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Itu disebabkan mayoritas pemain sedang menjalani puasa Ramadhan.

Namun, di Dubai, ia masih punya waktu untuk membuat pemain kembali menemukan kondisi terbaik. Sehingga, hasil positif diharapkan bisa tercapai.

"Masih ada waktu untuk mengembalikan fisik pemain. Nanti di Dubai. Setelah tidak puasa lagi, fisik mereka akan meningkat. Hal yang paling penting kemauan dan kerja keras mereka sudah terlihat saat pemusatan latihan di Jakarta," tutur Shin Tae-yong.

Tekad Besar Pemain Timnas
Untuk mengarungi Kualifikasi Piala Dunia 2022, skuat Timnas tentu enggak mau sekadar numpang lewat. Mereka punya keinginan besar untuk meraih hasil positif dan ujung-ujungnya bisa tampil di Piala Dunia 2022.

Kiper Nadeo Agrawinata misalnya, menegaskan ia dan rekan-rekannya sudah siap tempur. Apalagi, secara personal, kondisi fisiknya saat ini sedang fit. Perjuangan habis-habisan pun siap dilakukan.

"Kami bertekad berjuang habis-habisan dan memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia," kata Nadeo yang merupakan kiper Bali United.

Sementara itu, Syahrian Abimanyu juga menyebut saat ini tim dalam kondisi solid, kompak, dan selalu bersemangat menjalani pemusatan latihan. Ini bisa jadi modal besar untuk mengarungi pertarungan di lapangan.

Soal tiga lawan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang bakal dihadapi, pemain Johor Darul Takzim (Malaysia) yang sedang dipinjamkan ke Newcastle Jets (Australia) itu menegaskan sama sekali tak gentar. Tak ada sesuatu yang mustahil meski yang dihadapi bukan lawan lemah.

"Saya dan semua pemain berupaya meningkatkan permainan dan perkembangan yang baik setiap harinya. Tentu di sisa tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 nanti, kami ingin meraih hasil positif. Kami ketahui tiga lawan ini adalah tim yang kuat, namun kita semua harus optimistis," jelas Abimanyu.

Berikut ini 28 pemain yang dibawa Shin Tae-yong untuk mengarungi Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab:
1. Nadeo Argawinata, Bali United
2. M Adi Satryo, PS Sleman
3. Aqil Savik, Persib
4. Andy Setyo, Tira Persikabo
5. Rachmat Irianto, Persebaya
6. Rizki Ridho, Persebaya
7. Ryuji Utomo, Penang FC
8. Nurhidayat Haji, PSM
9. Elkan Baggot, Kings Lynn Town
10. Firza Andik, Tira Persikabo
11. Pratama Arhan, PSIS
12. Rifad Marasabessy, Borneo FC
13. Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners
14. Koko Ari, Persebaya
15. Evan Dimas, Bhayangkara FC
16. Ady Setiawan, Persebaya
17. Kadek Agung, Bali United
18. Syahrian Abimanyu, Newcastle Jets
19. Genta Alfaredo, Semen Padang
20. Witan Sulaeman, FC Radnik Surdulica
21. Adam Alis, Bhayangkara FC
22. Egy Maulana, Lechia Gdansk
23. Yakob Sayuri, PSM
24. Osvaldo Haay, Persija
25. Kushedya Yudo, Arema FC
26. M Rafli, Arema FC
27. Saddam Emiruddin, PS Sleman
28. Braif Fatari, Persija

Foto: dok. PSSI
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler