Kenalan Sama Pepohonan Rindang di Kota Baru Parahyangan Yuk!

Padalarang - TemanBaik, pernah melintas atau main ke wilayah Kota Baru Parahyangan? Kamu sadar enggak sih, walau udara di wilayah Bandung Barat relatif panas, namun suasana di Kota Baru Parahyangan rasanya tetap sejuk. Kok bisa begitu, ya?

Ya, di balik kemegahan rumah-rumah di tatar (cluster) yang ada, Kota Baru Parahyangan juga memiliki ragam tanaman yang menarik buat dikulik. Penanaman pohon di tiap kawasan Kota Baru Parahyangan ini senafas dengan kepedulian mereka terhadap kondisi lingkungan.

Sebagai informasi terkat hal ini, Kota Baru Parahyangan menggagas pola pembangunan kota mandiri yang berkelanjutan dengan program Hayu Hejo. Dalam program ini, berbagai dukungan dan gerakan terkait lingkungan satu persatu dijalankan demi terciptanya kehidupan yang berkelanjutan dan berkualitas di satu wilayah (sustainable living).

Salah satu bentuk nyata dari kepedulian Kota Baru Parahyangan terhadap lingkungan adalah dengan ditanamnya pepohonan sejak kawasan ini ada hingga saat ini. Ya, pohon-pohon tersebut tumbuh rimbun, menghijaukan kawasan Kota Baru Parahyangan. Tingginya pergerakan manusia dan kendaraan yang berkegiatan memang memerlukan hadirnya vegetasi atau pepohonan sebagai penyeimbang.

Kami punya kesempatan berkeliling di Kota Baru Parahyangan dan bertemu dengan ragam pepohonan di sana. Ikuti perjalanan kami, yuk!



Pohon Palem yang Menyapa di Gerbang Masuk
Saat melintasi gerbang masuk, kita bakal disambut oleh jajaran pepohonan palem dan mahoni. Jenis-jenis palem seperti palem raja, palem kurma, palem phoenix canary, dan palem kipas perak yang ditanam di area ini seakan berlomba menampilkan estetikanya.

Baca Ini Juga Yuk: Mulai Simulasi Tatap Muka, Ini yang Perlu Dibawa Siswa ke Sekolah

Selain sebagai jenis tumbuhan yang sangat menarik dari segi bentuk, palem juga punya banyak jenis serta manfaatnya. Begitu pula dengan mahoni. Pohon palem dan mahoni banyak ditanam di tepi jalan karena kemampuannya dalam menyerap polusi dan relatif tahan terhadap cuaca panas.



Lekukan yang Bikin Teduh di Jalan Kolektor
Kalau kita hendak berolahraga di Bumi Pancasona Sports Club atau menuju area Bandoeng Tempo Doeloe, kita bakal disuguhkan suasana sejuk, rimbun, dan nyaman. Apalagi jika kita berkendara dengan sepeda motor atau bersepeda.

Pepohonan yang tumbuh di sepanjang Jalan Kolektor memang didesain sebagai tanaman reklamasi untuk lahan kritis. Selain itu, manfaat lain dari tanaman ini antara lain memberikan kesejukan dan nuansa hijau yang bikin mata jadi segar.

Nah, suasana sejuk ini ditambah oleh pengalaman estetika menarik. Kita seolah terbius oleh lekukan indah dari pepohonan yang tumbuh di sepanjang jalan ini. Trembesi, merawan, kecrutan, kenari, dan dadap merah mendominasi vegetasi di jalan ini. Ada yang pernah coba melintas di Jalan Kolektor?



Ruko-Ruko yang Tetap Hijau dengan Pepohonan
Kota Baru Parahyangan memang dikenal sebagai kawasan "serba ada'. Kamu enggak perlu jauh-jauh ke Kota Bandung kalau hanya untuk sekadar berbelanja di supermarket atau ke mal.

Meski begitu, pusat-pusat perbelanjaan di Kota Baru Parahyangan tetap menampilkan nuansa hijau yang membuat kita nyaman dan enggak terpapar panas matahari kalau belanja di siang hari. Sebut saja di Jalan Panyawangan (tepatnya di Puspa Iptek Sundial, Puspa Agro Organik dan supermarket Giant) yang mana di sana tumbuh subur tanaman dengan manfaat yang berbeda, mulai dari daun, biji hingga buahnya.

Empat jenis tumbuhan dominan yang ditanam di tiga kawasan tersebut adalah palem tiga berlian, salam, kedondong dan kemiri. Tiga tanaman yang disebut terakhir punya banyak manfaat sebagai tanaman obat. Sedangkan palem tiga berlian punya kemampuan menyerap polusi udara yang cukup baik sehingga membuat udara sekitar menjadi lebih bersih.



Perpaduan Kuliner, Etnik, dan Tanaman di Bale Pare
Masih ingat beberapa pertunjukan musik yang dihelat di Bale Pare, Kota Baru Parahyangan? Ya, tempat ini seolah jadi perpaduan antara etnik, kuliner, dan tanaman.

Sedikitnya ada 15 tumbuhan dominan yang ditanam di ruang terbuka area Bale Pare dengan waktu tanam dan manfaat yang berbeda-beda. Tanaman-tanaman tersebut antara lain Tembesu, Palem Sadeng, dan Flamboyan Bunga Kuning. Manfaat tanaman ini ada yang berasal dari buahnya, daun, kulit hingga batang. Bahkan, beberapa pohon memberi nilai estetika seperti flamboyan bunga kuning, misalnya.

Selain penghias jalan, tanaman-tanaman ini juga menjadi bahan penyerap polusi di jalan raya. Hal ini mengingat letak Bale Pare yang berada di jalur utama Kota Baru Parahyangan.



Menyejukkan Pikiran di Sekolah Al-Irsyad Satya
Jika mampir ke Kota Baru Parahyangan, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir pula ke kawasan pendidikan Al Irsyad Satya. Kita bisa mampir ke sana untuk sekadar berjalan-jalan atau melihat pemandangan di sekitarnya. Atau, kita bisa melipir ke masjid Al Irsyad untuk beribadah buat kamu yang beragama muslim.

Di kawasan ini, kita bakal menemukan tanaman penghias yang berbunga indah. Selain pohon peneduh, ada juga pohon yang menghasilkan buah serta pohon berkhasiat untuk obat atau herbal. Tumbuhan-tumbuhan tersebut antara lain jambu bol, ki putri, jacaranda, nangka dan pinus yang berperan sebagai pohon penghijauan.

TemanBaik, menyenangkan sekali bisa berjumpa dengan ragam vegetasi di Kota Baru Parahyangan. Melihat manfaatnya yang sudah terasa maupun manfaat jangka panjang, rasanya menarik jika kita mulai melakukan penanaman pohon di kawasan rumah kita, seperti yang dilakukan oleh Kota Baru Parahyangan.

Nah, kalau kamu mau menanam pohon apa di sekitar rumahmu?

Foto: Djuli Pamungkas/Beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler