Keren! ITB dan Unpad Bisa Saling 'Transfer' Mahasiswa

Bandung - TemanBaik, jika bicara industri sepak bola, pasti familiar kan dengan istilah transfer pemain? Transfer pemain ini menandakan kepindahan seorang pemain dari satu klub ke klub lain.

Namun, apa jadinya ya jika ada kampus yang juga bisa melakukan transfer? Namun, bukan transfer pemain ya, melainkan transfer mahasiswa. Transfer yang dilakukan juga punya aturan tersendiri. Simak ulasan lengkapnya, yuk!

'Transfer' mahasiswa ini bisa dilakukan antara dua kampus negeri, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad). Artinya, mahasiswa ITB bisa kuliah di Unpad, mahasiswa Unpad bisa kuliah di ITB. Kok, bisa?

Ini tak lain karena kedua kampus tersebut menjalin kerja sama perkuliahan lintas kampus. Yang akan mendapat manfaat positif dari kerja sama ini tentu mahasiswa. Mereka akan bisa mendapatkan ilmu pengetahuan tambahan yang tak dipelajari di kampusnya sendiri.

"Melalui kerja sama akademik ini diharapkan ITB dan Unpad dapat memberikan nilai tambah kepada mahasiswa agar mendapatkan bidang ilmu di luar kompetensi inti program studi mereka, sekaligus memberikan kesempatan mahasiswa untuk belajar berkolaborasi," kata Direktur Pendidikan ITB, Dr. Techn. Ir. Arief Hariyanto dalam keterangan resminya.

Baca Ini Juga Yuk: Cerita Teman Tuli yang Sempat Takut Divaksinasi COVID-19

Program yang diinisiasi Rektor ITB dan Rektor Unpad ini dilakukan sebagai bagian dari kerja sama lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ini juga sekaligus sebagai bagian dari program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Koordinasi kerja sama perkuliahan lintas kampus ini dilakukan langsung oleh Direktorat Pendidikan ITB dan mitranya dari Unpad. "Kerja sama akan dilaksanakan dua format kegiatan, yaitu pertukaran pelajar dan kegiatan akademik di dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat," jelas Arief. 

Program ini akan mulai dilaksanakan pada semester pertama tahun akademik 2021/2022. Nantinya, mahasiswa ITB dan Unpad dapat memiliki mata kuliah yang ditawarkan masing-masing kampus. 

"Pada semester 1 2021/2022 ITB menawarkan 82 mata kuliah yang dapat dipilih oleh mahasiswa Unpad, sementara Unpad sudah menginventarisir 111 mata kuliah untuk mahasiswa ITB," ujar Dr. Arief.

Dalam pelaksanaan program kerja sama akademik ini, mahasiswa Unpad akan terdaftar sebagai mahasiswa nonreguler ITB, begitu pula sebaliknya. Setelah perkuliahan, mahasiswa ITB akan mendapatkan transkrip nilai dari Unpad yang dilaporkan kepada program studi untuk mendapatkan pengakuan dari ITB melalui mekanisme transfer kredit. Untuk mengikuti program ini, seluruh mahasiswa tidak dipungut biaya.

Selain kegiatan akademik, mahasiswa ITB dan Unpad juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di kedua perguruan tinggi ini. Para dosen maupun mahasiswa dari ITB dan Unpad akan berkolaborasi bersama di 30 pusat riset dan pusat studi yang tersedia.

Total, sekitar 1.000 mahasiswa ditargetkan terlibat dalam salah satu kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini. Sementara pada berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, sebanyak 300-an mahasiswa dari kedua perguruan tinggi negeri ini akan terlibat. 

Peluncuran resmi program ini direncanakan akan diselenggarakan bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2021 mendatang. "Diharapkan kegiatan ini akan berlangsung setiap semester dan semakin banyak mahasiswa yang dapat terlibat," papar Arief.

Foto: Ilustrasi Pexels/This Is Engineering
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler