Kue dan Pesan Cinta Bagi Nakes di Tengah Pandemi

Bandung - TemanBaik, tentu tahu kan sudah sekitar 1,5 tahun terakhir ini para tenaga kesehatan (nakes). Mereka berjibaku menangani pasien COVID-19.

Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir, tugas mereka jauh lebih berat karena ada lonjakan kasus yang begitu tinggi. Praktis, selain lelah fisik, mereka juga kelelahan secara psikis.

Berbagai cara pun bisa dilakukan mengapresiasi kinerja nakes. Yang paling penting tentu menjalankan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19. Sehingga, jumlah pasien tak terus bertambah.

Namun, ada juga cara lain yang bisa dilakukan untuk menyemangati mereka. Bisa dari membuat video hingga lagu, bahkan mengirimkan kue. Cara terakhir ini yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengirimkan kue bagi tenaga kesehatan yang bertugas di 92 rumah sakit di Jawa Barat. Rumah sakit itu ada yang berada di bawah Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, maupun TNI dan Polri.



Baca Ini Jua Yuk: 'Sahabat Sekolah', Cara Keren Berbagi ala Mahasiswa IPB

Kue yang diberikan itu tak sekadar kue semata. Ada pesan cinta dan penyemangat di dalamnya. Harapannya, kue itu memberi kebahagiaan tersendiri dan membuat kesehatan mental nakes terjaga.

"Dalam suasana COVID-19 ini, atensi kepada mereka yang sedang bekerja, yang mungkin juga stres dalam pekerjaannya, Insya Allah akan meringankan beban mentalnya. Sehingga, salah satu idenya adalah memberi atensi yang sederhana dengan mengirimkan kue," ucap Emil, Selasa (13/7/2021).

Kenapa memilih kue? Tentu ada pertimbangan tersendiri. Hal yang paling utama, umumnya orang akan senang saat melihat kue. Kondisi serupa diharapkan dialami para nakes yang sedang berjuang super keras.

"Kenapa kue? kenapa tidak jamu aja? Kan ada yang nanya. Kalau lihat kue, biasanya kita senang, ya kira-kira begitu," ucapnya.

Menurut mantan Wali Kota Bandung itu, bukan kali ini saja ia memberikan kue senagai bentuk atensi bagi nakes. Namun, diakuinya belum semua nakes di seluruh rumah sakit yang mendapatkannya karena ada keterbatasan.

"Harapannya dikirim ke seluruh rumah sakit di Jabar, tapi mungkin tidak bisa semua dan terbatas juga, ya. Poinnya adalah memberikan, dan ini bukan yang pertama, sebelumnya juga sudah dilakukan, perawat sudah menerima, saya lupa beberapa bulan lalu. Jadi ini yang kedua," katanya.

Ia pun berharap ada manfaat positif sesuai harapan dari pemberian kue itu. Sehingga, para nakes terjaga kesehatannya, baik fisik maupun mental.

"Saya lihat juga seperti halnya anak-anak, kalau melihat ice cream dan kue itu kan senang. Mudah-mudahan dengan dapat membantu mereka lebih bersemangat bekerja dan menunjukkan kita selalu hadir," pungkas Emil.

Foto: dok. Humas Jabar
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler