Aksi Baik Sedekah Oksigen, Bantu Sesama untuk Tetap Bernapas

Bandung - AksiBaik kali ini datang dari relawan di Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Bandung. Mereka menjalankan pergerakan bernama Sedekah Oksigen. Seperti apa sih aksi mereka?

Saat dihubungi oleh Beritabaik.id, Ramdani Sutanto, salah satu penggerak aksi baik ini menyebut, Sedekah Oksigen ini merupakan inisiatif yang dilakukan dari akhir bulan Juni dengan melibatkan 3 orang inisiator utama. Aksi ini juga merupakan cara warga bantu warga selama masa pandemi yang dilakukan oleh warga di Kecamatan Cibiru, Bandung.

Tujuan dari gerakan Sedekah Oksigen ini ialah membantu apabila ada satu keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri dan memerlukan bantuan oksigen, namun tak seorangpun dari anggota keluarganya bisa mencarikan oksigen tersebut. Ketimbang memaksakan anggota keluarga tersebut untuk berkeliaran dalam kondisi positif COVID-19, hadirnya gerakan ini membantu setidaknya agar anggota keluarga tadi tetap menjaga diri di rumah.

"Inspirasinya sih karena kita sempat jadi pejuang isoman. Dan kayaknya, kita berpikir daripada penyintas ini harus cari oksigen, ikut antre, kan malah berpotensi menularkan ke yang lain," terang pria yang akrab disebut Rama ini.


Baca Ini Juga Yuk: Dipersatukan Profesi, Saling Membantu di Tengah Pandemi

Berawal dari satu tabung oksigen yang dipinjamkan warga, saat ini jumlah oksigen yang dimiliki gerakan ini sudah berjumlah enam. Seluruh tabung ini dipinjamkan secara bergilir kepada warga yang memerlukan.

Selain itu, warga yang sudah memiliki tabung oksigen lalu sulit untuk mengisi ulang tabung oksigennya juga akan dibantu oleh relawan dari Sedekah Oksigen. Rama sendiri adalah orang yang kerap mengantarkan oksigen untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

"Kami mendata di tiap RT dan RW, siapa aja nih yang sedang isoman, dan sedang membutuhkan oksigen," ujar pria yang berprofesi sebagai Guru di STIKES Bhakti Kencana ini.

Enggak hanya mendistribusikan saja, relawan Sedekah Oksigen juga memberi edukasi kepada warga yang belum tahu cara menggunakan oksigen. Hal ini mengacu pada banyaknya warga di tempat Rama tinggal yang belum paham betul cara penggunaan oksigen.

Saat menjalankan aksi baik mengantar oksigen ini, Rama menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mengenakan APD. Selain mengantar oksigen dan memberi edukasi, ia juga membantu memfasilitasi warga di Kecamatan Cibiru yang rumahnya ingin disemprot disinfektan.

Kembali ke pendistribusian oksigen. Saat ini, Sedekah Oksigen masih fokus mendistribusikan oksigen untuk Kelurahan Palasari dan Kecamatan Cibiru. Ini juga mengacu pada sumber daya yang masih terbatas. Oh ya, sebagai catatan pula, warga kurang mampu di wilayah tersebut menjadi prioritas utama pendistribusian oksigen.

Jika panggilan di wilayah Cibiru sedang tinggi, mereka bisa sampai bolak-balik mengantarkan hingga enam tabung oksigen per hari. Namun, ada kalanya jumlah panggilan kebutuhan itu rendah, sehingga oksigen yang dipinjamkan ke luar hanya 1 atau 2 tabung saja.

"Awalnya di Kelurahan Palasari saja. Tapi jadi nambah, Kelurahan Cisurupan dan Pasir Biru juga kita bantu carikan. Jadi, yang awalnya di satu Kelurahan saja, kini jadi satu Kecamatan," jelasnya.

Alur distribusinya sendiri bisa kamu lihat pada unggahan Instagram Rama di @berirama. Nah, di sana ada nomor kontak yang bisa kamu hubungi untuk berdonasi. Sejauh ini, Rama menyebut bentuk dukungan yang datang berupa uang, APD, makanan, vitamin, hingga tabung oksigen.

Alokasi dari donasi uang tunai biasanya akan disalurkan untuk membeli oxymeter, selang oksigen, regulator, serta pengisian tabung oksigen. Nah, pengisian oksigen itu sendiri paling sering dilakukan oleh Rama.

Sebagai penutup, Rama berharap aksi baik ini bisa menjadi inspirasi bagi warga-warga di level kewilayahan lainnya. Ia senang sekali apabila masyarakat di level kewilayahan bisa meniru aksi ini.

"Kita enggak berharap apa-apa, tapi Alhamdulillah apresiasinya positif. Saya jadi membayangkan kalau di tiap Kelurahan ada relawan isoman, relawan oksigen begini, akan banyak orang yang tertolong," pungkasnya.

Foto: dok. Istimewa

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler