Cara Aman dan Nyaman Rayakan Iduladha saat Pandemi

Bandung - TemanBaik, Iduladha akan berlangsung pada Selasa (20/7/2021). Sama seperti tahun lalu, Iduladha kali ini juga berlangsung di tengah pandemi COVID-19.

Nah, karena di tengah pandemi, tentu ada hal berbeda dibanding perayaan Iduladha dibanding biasanya. Sehingga, bagi umat muslim yang akan merayakannya, beberapa hal ini diperhatikan. Apa saja?

1. Takbiran di Rumah
Saat malam jelang Iduladha, kegiatan takbiran biasanya jadi momentum istimewa. Warga akan berkumpul di masjid untuk mengagungkan Allah SWT. Kegiatan ini juga memupuk kebersamaan di antara warga.

Bahkan, malam takbiran ini juga biasanya jadi momentum yang cukup seru. Biasanya, anak-anak muda akan berkeliling, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki ke bebrbagai titik.

Namun, di tengah pandemi ini, kegiatan takbiran, baik di masjid, musala, maupun berkeliling tidak diperbolehkan. Jangan ngotot melakukan ini ya demi kebaikan bersama, khususnya meminimalisir penyebaran dan penularan COVID-19. Larangan ini sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Iduladha.

Meski begitu, bukan berarti kegiatan takbiran ini enggak boleh dilakukan. Kamu tetap bisa melakukannya, kok. Namun, caranya tentu berbeda dibanding biasanya.

"Kami dari Kemenag mengatur dan mempersilakan seluruh masyarakat muslim untuk tetap melaksanakan takbiran, tetapi di rumah saja, karena itu tidak mengurangi sama sekali dari makna malam takbiran," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

2. Salat Id di Rumah
Di masa PPKM Darurat ini, kegiatan salat berjamaah tidak diperbolehkan. Bukan karena melarang kegiatan ibadah, tapi kerumunan yang jadi perhatian karena bisa jadi potensi penularan COVID-19. Hal ini juga berlaku saat salat Iduladha nanti.

Enggak perlu memaksakan diri datang ke masjid demi atau lapangan untuk mengikuti salat berjamaah. Sebaliknya, salat Iduladha ini sebaiknya dilakukan di rumah saja.

Baca Ini Juga Yuk: 'Romantis & Modis', Hadiah untuk Pejuang COVID-19

3. Jalankan Prokes di Tempat Penyembelihan
Kegiatan penyembelihan hewan kurban biasanya jadi hal menarik untuk disaksikan. Umumnya, yang sangat tertarik dengan kegiatan ini adalah anak-anak. Namun, ada juga orang dewasa yang gemar menyaksikan prosesi ini.

Sehingga, kerumunan kerap terjadi di tempat penyembelihan hewan kurban. Bisa dibilang, menyaksikan prosesi penyembelihan ini jadi momentum seru yang banyak ditunggu warga.

Namun, di masa pandemi, penyembelihan hewan kurban disarankan dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Jadi, kamu yang ingin berkurban sebaiknya membawa hewan kurbanmu ke RPH.

Jika tidak memungkinkan karena kapasitas RPH terbatas, penyembelihan hewan kurban boleh dilakukan di lingkungan tempat tinggal. Namun, prosesi penyembelihan sebaiknya dilakukan di tempat terbuka dan dihadiri orang dalam jumlah terbatas.

Bagi kamu yang ingin berkurban, kamu boleh datang untuk menyaksikan langsung proses penyembelihan sebagai syarat berkurban. Namun, hindari membawa anggota keluarga untuk turut menyaksikannya, ya, apalagi anak kecil.

Hal yang perlu dipastikan adalah tetap menerapkan protokol kesehatan saat datang ke tempat penyembelihan. Pastikan kamu memakai masker dan menjaga jarak selama berada di lokasi. Setelah proses penyembelihan selesai, segera meninggalkan lokasi sangat disarankan. Jangan lupa, usai tiba di rumah, segera ganti pakaian dan membersihkan diri, ya!

Nah, bagi kamu yang belum bisa berkurban, hindari datang ke tempat penyembelihan. Jika kamu punya anak yang penasaran ingin menyaksikan prosesi penyembelihan, beri penjelasan bahwa tinggal di rumah lebih baik dan aman.

4. Menghindari Kumpul-kumpul
Salah satu yang menarik juga dari Iduladha adalah kegiatan berkumpul. Seusai salat Id, biasanya orang akan saling berkunjung, terutama di antara sesama keluarga. Sehingga, momentum kehangatan dan melepas kerinduan selalu tercipta.

Selain itu, kegiatan bikin sate juga jadi salah satu yang digemari. Seru banget kan kegiatan ini, apalagi sambil kumpul bareng teman atau keluarga? Namun, hindari melakukan itu demi kebaikannya juga. Jika masih tetap mau melakukannya, cukup lakukan secara terbatas di antara orang serumah aja, ya.

Jangan ragu juga menolak jika ada keluarga atau teman yang menghubungi ingin berkunjung ke rumah di tengah perayaan Iduladha nanti. Ya, mungkin hal ini kurang enak dilakukan, tapi demi kebaikan bersama, ini langkah terbaik untuk dilakukan. Nah, kalaupun ada yang datang tanpa memberi tahu dulu sebelumnya, pastikan protokol kesehatan dilakukan.

Yuk, rayakan Iduladha dengan aman dan nyaman! Tetap jaga protokol kesehatan dan menghindari keluar rumah jika enggak penting ya, TemanBaik.

Foto: dok. Struggle Farm

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler