Keren! Sebentar Lagi Indonesia Punya Kereta LRT Tanpa Masinis

Bandung - Lintas Rel Terpadu atau disingkat LRT Jabodebek akan menggunakan sistem driverless atau tanpa masinis ketika dioperasikan. Meski tanpa kehadiran masinis dalam LRT, tetap akan ada petugas yang memastikan LRT dapat berjalan dengan baik. 

LRT merupakan salah satu proyek strategis nasional untuk menekan beban kemacetan di jalan raya. Untuk Jawa Barat, LRT melintasi lima daerah, yakni Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi.

Pembuatan kereta LRT tanpa masinis ini merupakan komitmen dari beberapa BUMN yang tergabung dalam konsorsium. Sebelumnya, telah dibahas kalau sistem persinyalan yang digunakan LRT Jabodebek nantinya akan menggunakan sistem 'moving block' yaitu sistem persinyalan kereta yang beroperasi secara real time oleh komputer.


Setiap rangkaian LRT Jabodebek, nantinya mampu melaju dengan kecepatan maksimal 100 km/jam. Selain ADHI yang berperan sebagai kontraktor dan PT Industri Kereta Api (INKA) berperan sebagai produsen kereta. Ada pula PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku operator LRT Jabodebek. 

PT INKA akan menggandeng beberapa vendor dari Eropa dengan bahan baku atau material pembuatan kereta LRT Jabodebek akan dioptimalkan dari dalam negeri. 

Penasaran ingin mencoba transportasi unik ini? Rencananya, kereta LRT Jabodebek dapat mulai digunakan pertengahan tahun 2019. Proses uji coba juga akan dijalankan setelah jalur, persinyalan, stasiun dan depo. Untuk awal penggunaan masih ada petugas di balik kemudi untuk proses pengenalan teknologi kepada masyarat sampai nantinya kereta benar-benar beroperasi tanpa masinis. 


Foto: Dok. Humas LRT Palembang
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler