PLN Operasikan Pembangkit Listrik Tenaga Limbah di Kalimantan

Bandung - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengoperasikan pembangkit listrik biomassa (PLTBm) pertama di Kalimantan berbahan bakar limbah pertanian dengan kapasitas total 15 Megawatt. Pembangkit listrik swasta milik PT Rezeki Perkasa Sejahtera Lestari ini akan memasok listrik sebesar 74 juga kilo watt hour (kWh) per tahun ke Khatulistiwa.

LTBm ini beroperasi dengan memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber bahan bakarnya, seperti cangkang sawit, sekam padi, tongkol jagung, ampas tebu hingga serbuk kayu. 

Melalui akun Instagram PLN di @pln_id, General Manager PLN Wilayah Kalimantan Barat, Richard Safkaur mengatatakan keberadaan PLTBm yang baru beroperasi ini untuk memperkuat pasokan listrik di sistem Khatulistiwa. Selain itu, PLTBm juga dapat menggantikan beberapa pembangkit berbahan bakar minyak (BBM).

“Pengembangan energi baru terbarukan jadi salah satu prioritas PLN di regional Kalimantan. Saat ini di wilayah Kalbar, presentase pembangkit yang memakai minyak masih sebesar 44 persen,” jelas Richard.

PLTBm 1 Rezeki Siantan sendiri mulai dibangun sejak Desember 2016 dan berlokasi di Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. PLTBm ini secara resmi mulai beroperasi sejak 24 April 2018.

Foto: pln.co.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler