Kementerian PUPR Kucurkan Rp110 Triliun untuk Bangun Ini di 2019

Bandung - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sekitar Rp 110 triliun. Anggaran dari APBN itu akan dipakai untuk pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia. Infrastruktur apa saja?

"Ini garis besarnya ya, untuk jalan dan jembatan sekitar Rp 40 triliun. Kemudian untuk air (seperti) bendungan, irigasi, banjir sekitar Rp 35-an (triliun), untuk cipta karya sekitar Rp 20-an (triliun), perumahan Rp 9 triliun. Yang lainnya untuk Balitbang, BPSDM, untuk Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (3/12/2018).

Semua proyek-proyek yang diprogramkan pun diharapkan berjalan lancar. Sehingga, manfaat besar bisa dirasakan masyarakat atas berbagai infrastruktur yang dibangun.

"2019 kami harus memastikan bahwa semua proyek proyek (harus) jalan, tidak boleh ada yang ditinggalkan tanpa diselesaikan," jelas Basuki.


Di 2019, menurutnya ada banyak proyek infrastruktur yang mulai dibangun. Tapi, ada juga proyek-proyek yang selesai karena pembangunannya dilakukan beberapa tahun lalu.

Basuki mencontohkan ada 49 unit bendungan yang akan dimulai pembangunannya pada 2019. Khusus yang akan selesai pada 2019 ditargetkan ada sekitar 18 bendungan.

Sementara untuk proyek yang berjalan di 2018, ada capaian positif yang diraih Kementerian PUPR. Salah satunya ada pembangunan perumahan rakyat yang mencapai 1 juta unit.

Tapi, ada hal yang dirasa harus dimaksimalkan lagi. Salah satunya adalah pembangunan sanitasi di berbagai daerah. "Yang masih perlu kita kejar itu sanitasi, harus kerja keras betul," ucap Basuki.


Foto: dokumentasi PUPR

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler