Kabupaten Bandung Dipersiapkan Jadi Destinasi Digital

Bandung - Memiliki sejumlah potensi wisata yang mumpuni, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengusulkan Kabupaten Bandung jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Destinasi Digital.

Oleh karena itu, setidaknya Kabupaten Bandung perlu menyiapkan unsur 3A yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Untuk unsur atraksi, Arief Yahya mengatakan jika keberadaan Ciwidey dianggap sebagai kawasan wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang.

“Kelemahannya sih adalah akses, namun masih untung ada Tol Soroja. Akses lainnya juga harus diperbaiki, jangan hanya jalan saja,” ujarnya yang dilansir dari laman kemenpar.go.id.

Untuk mengarah kepada KEK, Arief menambahkan jika Kemenpar akan melakukan program jangka pendek di Kabupaten Bandung yakni dengan menggelar kegiatan Color Run dan Karnaval Kemerdekaan pada Agustus 2019 mendatang.

Baca Ini Juga Yuk: Kabupaten Badung Resmi Luncurkan Desa Digital

Selain Kabupaten Bandung, terdapat 7 destinasi wisata di Jawa Barat yang juga diusulkan menjadi KEK. Dua di antaranya adalah Cikidang, Sukabumi dan Pangandaran. "100 persen Cikidang sudah berjalan, kalau Pangandaran tidak harus satu wisata tapi kemaritiman," jelasnya.

Sementara itu, ia juga mendorong agar anak muda di Kabupaten Bandung membuat destinasi digital. Destinasi ini merupakan produk pariwisata yang kreatif dan dikemas secara kekinian (zaman now) dan disukai kaum milenial.

“Keinginan generasi milenial maupun individu yang senang berbagi di media sosial menjadi potensi baik untuk meningkatkan pariwisata dunia digital ini. Kalau menurut bahasa anak muda adalah destinasi yang instagramable,” terang Arief Yahya.

Adapun untuk mendukung hal tersebut, Arief juga menugaskan jajarannya untuk membangun 5 Destinasi Pasar Digital di Kabupaten Bandung sebagai bagian dari komitmen 10 Destinasi Pasar Digital dukungan Kemenpar untuk Provinsi Pariwisata Jawa Barat.


Foto: kemenpar.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler