Seperti Ini TPA Sampah di Banjarbakula yang Ramah Lingkungan

Regional Banjarbakula di Kalimantan Selatan sekarang punya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah yang ramah lingkungan nih. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan TPA di Kecamatan Cempaka Banjarbakula ini pada 30 November 2018. Pembangunannya sendiri telah dilakukan sejak 12 Mei 2017.  

TPA Banjarbakula dilengkapi empat sel landfill dengan luas total 8 hektare, Unit Pengolah Lindi, Bangunan Cuci Kendaraan, Jembatan Timbang, kantor dan pos jaga. Masa manfaat setiap sel TPA diharapkan bisa digunakan selama 10 tahun. Penggunaan sistem sanitary landfill pada TPA ini bertujuan untuk membuat kawasan di sekitar tidak tercemar dan bau dari timbunan sampah. 

"Pada prinsipnya, cara kerja sistem sanitary landfill ini sampah yang masuk adalah sampah sisa atau 30 persen dari sampah awal yang telah dipilah dan dipilih. Sampah kemudian dilapis tanah. Berbeda dengan sistem open dumping, sampah hanya dibuang begitu saja tidak diproses lebih lanjut." ujar Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel, Muhammad Rizat melalui laman pu.go.id



TPA Regional Banjarbakula mampu menampung 790 ton per hari timbunan sampah yang dihasilkan oleh 475.000 jiwa di lima kabupaten kota di Kawasan Metropolitan Banjarbakula. Kawasan itu adalah Kota Banjarmasin  dengan 440 ton perhari, Kota Banjarbaru (200 ton/hari), Kabupaten Banjar (70 ton/hari), Kabupaten Barito Kuala (40 ton/hari), dan Kabupaten Tanah Laut (40 ton/hari).

Menurut Rizat, untuk cairan atau air lindi dari sampah basah juga diolah terlebih dahulu hingga menjadi air bersih yang tidak mengandung zat kimia yang bisa berakibat pada pencemaran lingkungan. "Maka kalau dilakukan seperti ini saya yakin lingkungan disekitar TPAS regional Banjarbakula tidak akan tercemar yang meninggalkan bau serta mampu menyebabkan penyakit," ucapnya.

TPA juga dilengkapi area pencucian armada truck yang membuat lingkungan disekitar menjadi lebih bersih. "Otomatis truck yang keluar dari TPA ini sudah dalam kondisi bersih lagi, karena ketika mereka keluar ini dicuci dulu trucknya," tambahnya.



Rizat berharap TPAS Banjarbakula bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) dibawah Pemerintah Provinsi. TPAS Banjarbakula saat ini sudah beroperasi, untuk kelancaran akses keluar masuk truk pengangkut sampah, Pemerintah Provinsi tengah menyelesaikan perbaikan dan pelebaran jalan akses. 

Foto: pu.go.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler