Berkat Jembatan Ini, Warga Karangsalam Tak Perlu 'Nyebur' Lagi

Banyumas Sub-District - Untuk memudahkan Warga Karangsalam, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, kini dibangun Jembatan Kali Sarangan. Jembatan yang diresmikan pada Senin (13/1/2020) ini juga menjadi akses terdekat yang menghubungkan Desa Karangsalam dengan Desa Alasmalang.

Jembatan Kali Sarangan sangat memudahkan akses masyarakat di dua desa, yaitu Desa Karangsalam dengan Desa Alasmalang. Kehadiran jembatan itu membuat lalu lintas perdagangan dan ekonomi antara dua desa tersebut jadi lancar.

"Perdagangan dua desa itu bisa lancar, sehingga komoditas unggulan bisa terjual dengan baik dengan kualitas baik, karena perjalanan sudah lancar," terang Bupati Banyumas Achmad Husein di laman resmi jatengprov.go.id.

Baca Ini Juga Yuk: Kementerian PUPR Bangun 5 Ruang Kelas di SDN 1 Gentong Pasuruan 

Sebelum jembatan Kali Sarangan dibangun, warga sekitar harus nyebur dan basah-basahan ke sungai hanya untuk menyeberang. Bahkan saat musim penghujan mereka bisa terisolasi karena tidak dapat menyeberang. Dengan hadirnya jembatan tersebut, warga juga tak perlu lagi turun langsung ke sungai untuk menyeberang.

Dariman, salah seorang warga Karangsalam mengatakan di seberang sungai ada dua RT dengan total hampir 100 kepala keluarga. Sebenarnya jalan lain untuk menyeberang ada, namun jaraknya terlalu jauh. Itu pun hanya dapat dilewati dengan jalan kaki. Kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, tidak dapat melintas.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan kehadiran jembatan tersebut juga dapat mempermudah warga luar desa untuk datang ke Desa Karangsalam. Selain itu, terdapat juga produk unggulan yang tersedia saat warga melintas jalur ini.

"Begitu ada jembatan itu sekarang sudah mudah, masyarakat melintasi jalur ini. Terus di sana ada produk unggulan yaitu durian kromo. Jadi banyak warga dari luar desa dan daerah datang ke sana. Sebelum dibangun sangat sulit karena masuk ke dalam sungai," ungkapnya.

Warga lainnya, Sainem dan Siti Sofiana juga merasa senang karena pemerintah telah membangun jembatan Kali Sarangan. Sekarang keduanya tidak perlu menunggu air sungai surut kalau ingin menyeberang saat hujan atau debit air tinggi.

"Dulu kalau hujan harus nunggu surut dulu baru bisa menyeberang. Sekarang kami senang karena sudah dibuatkan jembatan yang bagus. Ini menguntungkan bagi kami," ujar Siti.

Wakil Gubernur Taj Yasin menyampaikan, jembatan tersebut merupakan salah satu hasil dari program satu SKPD satu desa binaan yang dicanangkan Pemprov Jateng. Pembangunan jembatan Kali Sarangan itu merupakan andil dari Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng yang menjadi pembina Desa Karangsalam.

"Ini hasil dari program desa binaan SKPD, dalam hal ini Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng. Adanya jembatan ini dapat membantu masyarakat untuk mengangkut hasil kebun, yaitu durian Kromo," katanya.

Selain membangun jembatan, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya juga membantu 10 rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Karangsalam. Salah satunya, rumah milik Ratinah di RT 3 RW 5 Desa Karangsalam.

Foto: jatengprov.go.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler